• Latest
Dikenai Pajak Rp129 T, Taipan Ini Beri Respons Mengejutkan

Dikenai Pajak Rp129 T, Taipan Ini Beri Respons Mengejutkan

July 25, 2026
Pindar Salurkan Kredit Rp 103 Triliun, OJK Dorong Kehati-hatian

Pindar Salurkan Kredit Rp 103 Triliun, OJK Dorong Kehati-hatian

July 25, 2026
5 Karakteristik Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

5 Karakteristik Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

July 25, 2026
Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

July 25, 2026
Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

July 25, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

July 25, 2026
Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

July 24, 2026
Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

July 24, 2026
Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

July 24, 2026
RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

July 24, 2026
Ada yang Bilang Saya Bohong

Ada yang Bilang Saya Bohong

July 24, 2026
IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

July 24, 2026
Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

July 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, July 25, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Dikenai Pajak Rp129 T, Taipan Ini Beri Respons Mengejutkan

2 hours ago
in Market
Dikenai Pajak Rp129 T, Taipan Ini Beri Respons Mengejutkan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Negara bagian California, Amerika Serikat, tengah berencana menerapkan kebijakan pajak kekayaan bagi kelompok miliarder (wealth tax). Menariknya, salah satu konglomerat kelas dunia sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang, mengaku tidak keberatan jika dirinya harus merogoh kocek hingga miliaran dolar demi mematuhi aturan baru tersebut.

Mengutip laporan CNBC Indonesia, kekayaan bos raksasa cip kecerdasan buatan (AI) tersebut tercatat menembus angka sekitar US$155 miliar per 6 Januari. Lonjakan kekayaan yang fantastis ini mengukuhkan posisi Huang sebagai orang terkaya ke-9 di dunia.

Rencana regulasi teranyar dari pemerintah California ini menargetkan pajak kekayaan satu kali (one-time wealth tax) sebesar 5% bagi individu yang memiliki aset bersih di atas US$1,1 miliar.

“Saya bahkan tidak pernah memikirkannya,” ujar Huang dalam wawancara dengan Bloomberg Tv.

Bahkan, Ia menegaskan bahwa akan membayar berapun sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami memilih tinggal di Silicon Valley, dan berapa pun pajak yang ingin diterapkan, tidak masalah bagi saya,” sebutnya.

Usulan pajak ini diajukan pada November 2025 oleh serikat pekerja sektor kesehatan dan didukung sejumlah legislator progresif AS. Usulan tersebut diperjuangkan oleh anggota parlemen termasuk Rep Ro Khanna, D-Calif dan Senator Bernie Sanders, I-Vt. Skema tersebut menyasar sekitar 200 orang terkaya di California, dengan potensi penerimaan mencapai US$100 miliar.

Hasil dana pajak tersebut akan dialokasikan untuk menutup defisit anggaran kesehatan California, yang membengkak setelah pemangkasan belanja federal, serta membiayai pendidikan publik dan program bantuan pangan.

Inisiatif ini harus mendapatkan lebih dari 870.000 tanda tangan untuk bisa masuk ke dalam pemungutan suara di bulan November 2026, di mana para pemilih di California akan memutuskan apakah mereka akan memberlakukannya atau tidak.

Jika berhasil, para miliarder yang saat ini tinggal di California akan dikenai pajak atas semua aset yang bernilai, termasuk saham atau bisnis apa pun yang mereka miliki, terlepas dari apakah mereka akan pindah ke luar California pada tahun 2026.

Dalam proposal tersebut, pajak akan dikenakan atas seluruh aset bernilai ekonomis, termasuk saham dan kepemilikan bisnis, meskipun wajib pajak pindah dari California setelah awal 2026. Namun, aset properti dikecualikan karena telah dikenakan pajak properti. Pembayaran juga dapat dicicil hingga lima tahun.

Sikap Huang yang santai kontras dengan banyak miliarder lainnya. Sejumlah pengusaha teknologi menyebut pajak kekayaan berpotensi memaksa pendiri perusahaan menjual saham dalam jumlah besar untuk memenuhi kewajiban likuiditas.

Salah satu miliarder pendiri Anduril, Palmer Luckey, misalnya, mengatakan bahwa pajak yang diusulkan akan memaksa para pendiri miliarder untuk menjual sebagian besar perusahaan nya untuk mendapatkan likuiditas yang cukup untuk membayar tagihan pajak mereka.

“Sekarang saya dan rekan-rekan pendiri saya harus mencari uang tunai miliaran dolar,” tulisnya dalam sebuah posting pada 28 Desember di platform media sosial X.

Miliarder lain, pemodal ventura dan salah satu pendiri Sun Microsystems Vinod Khosla, menyarankan dalam sebuah posting pada 28 Desember di X bahwa pajak kekayaan akan meyakinkan para miliarder untuk meninggalkan negara bagian tersebut.

Sebaliknya, para pendukung inisiatif pemungutan suara telah menunjukkan studi yang menyanggah gagasan bahwa pajak yang lebih tinggi mengakibatkan migrasi sejumlah besar orang kaya dan bisnis.

Mengutip sebuah artikel pada 26 Desember di The New York Times, para pemimpin bisnis lainnya, termasuk salah satu pendiri Google, Larry Page, dan pemodal ventura Peter Thiel, dilaporkan mempertimbangkan untuk meninggalkan California sebelum akhir tahun 2025 untuk menghindari proposal pajak tersebut.

Namun, baik Page maupun Thiel tidak mengumumkan secara terbuka mengenai perubahan tempat tinggal mereka, dan juru bicara masing-masing miliarder tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Sebagai informasi, kekayaan Huang sebagia besar berasal dari kepemilikan sekitar 3% saham Nvidia, perusahaan semikonduktor yang kini memiliki valuasi pasar lebih dari US$4,6 triliun, seiring ledakan permintaan chip kecerdasan buatan (AI) global.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pindar Salurkan Kredit Rp 103 Triliun, OJK Dorong Kehati-hatian

Pindar Salurkan Kredit Rp 103 Triliun, OJK Dorong Kehati-hatian

July 25, 2026
Dikenai Pajak Rp129 T, Taipan Ini Beri Respons Mengejutkan

Dikenai Pajak Rp129 T, Taipan Ini Beri Respons Mengejutkan

July 25, 2026
5 Karakteristik Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

5 Karakteristik Warga Kelas Bawah yang Perlu Diketahui

July 25, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .