• Latest
Gegara Rumahnya Mati Listrik, Pria Asal Jakarta Punya Harta Rp23,55 T

Gegara Rumahnya Mati Listrik, Pria Asal Jakarta Punya Harta Rp23,55 T

July 10, 2026
Dua Petinggi Erajaya Borong Saham Lewat Program MESOP

Dua Petinggi Erajaya Borong Saham Lewat Program MESOP

October 2, 2026
JPFA Jual Anak di India dan Vietnam Rp1,8 Triliun, Ini Pembelinya

JPFA Jual Anak di India dan Vietnam Rp1,8 Triliun, Ini Pembelinya

October 2, 2026
ADB Gelontorkan Rp11,66 Triliun Bantu Likuiditas Pasar Keuangan RI

ADB Gelontorkan Rp11,66 Triliun Bantu Likuiditas Pasar Keuangan RI

October 2, 2026
Hashim Djojohadikusumo Mundur Dari Komut, Saham WIFI Anjlok 9%

Hashim Djojohadikusumo Mundur Dari Komut, Saham WIFI Anjlok 9%

October 2, 2026
Hashim Djojohadikusumo Mundur Dari Komut WIFI, Sahamnya Anjlok 9%

Hashim Djojohadikusumo Mundur Dari Komut WIFI, Sahamnya Anjlok 9%

October 2, 2026
Emiten Plastik RI Ini Mau Rights Issue Jumbo di Harga Rp685

Emiten Plastik RI Ini Mau Rights Issue Jumbo di Harga Rp685

October 2, 2026
Wamenkeu Juda Agung Blak-blakan Soal Rencana Pembatasan Pertalite

Wamenkeu Juda Agung Blak-blakan Soal Rencana Pembatasan Pertalite

October 2, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.925

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.925

October 2, 2026
Hashim S. Djojohadikusumo Mundur Dari Kursi Komisaris Utama WIFI

Hashim S. Djojohadikusumo Mundur Dari Kursi Komisaris Utama WIFI

October 2, 2026
Awal Sesi I, IHSG Menguat 0,39%

Awal Sesi I, IHSG Menguat 0,39%

October 2, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 1,02%, Simak 5 Pilihan Saham Hari Ini

IHSG Ditutup Anjlok 1,02%, Simak 5 Pilihan Saham Hari Ini

October 2, 2026
Dolar Nyaris Rp18.000, Juda Agung Bocorkan Jurus Amankan Rupiah

Dolar Nyaris Rp18.000, Juda Agung Bocorkan Jurus Amankan Rupiah

October 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Gegara Rumahnya Mati Listrik, Pria Asal Jakarta Punya Harta Rp23,55 T

3 months ago
in Lifestyle
Gegara Rumahnya Mati Listrik, Pria Asal Jakarta Punya Harta Rp23,55 T
Share on FacebookShare on Twitter




Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang pria asal Jakarta bernama Sehat Sutardja menemukan jalan menuju kesuksesan dari rumahnya yang kerap mati listrik. Pengalaman itu memicu rasa penasarannya terhadap dunia elektronik hingga membuatnya mendirikan perusahaan semikonduktor Marvell Technology dan mengumpulkan kekayaan sekitar US$1,3 miliar atau setara Rp23,55 triliun.

Cerita bermula pada 1970-an saat Jakarta masih sering mengalami pemadaman listrik. Di tengah kondisi tersebut, Sehat yang saat itu baru berusia 13 tahun justru menemukan hobinya.

Alih-alih mengeluh atau bermain bersama teman-teman seusianya sambil menunggu listrik kembali menyala, Sehat memilih membungkuk di depan papan sirkuit elektronik. Di toko suku cadang mobil milik orang tuanya, ia membongkar radio-radio rusak dan mempelajari setiap komponen di dalamnya.

Dari sana, rasa penasarannya terhadap dunia elektronik semakin besar. Bersama kakaknya, Pantas Sutardja, dia bereksperimen membuat berbagai perangkat elektronik sederhana dengan berbekal majalah sains dan buku pelajaran.

“Dia merasakan kebahagiaan membuat sesuatu berfungsi dengan tangannya sendiri. Melihat sebuah alat buatan sendiri mulai berfungsi adalah perasaan yang tetap melekat dalam dirinya seumur hidup,” ungkap situs Backscoop. 

Dari kemampuan ini, pada usia 13 tahun, Sehat telah mengantongi sertifikat teknisi perbaikan radio dan mulai menerima pekerjaan memperbaiki radio pada waktu luangnya.

Mengutip situs Universitas Berkeley, ketertarikan itu kemudian membawanya melanjutkan pendidikan teknik elektro di Iowa State University, Amerika Serikat pada 1980-an. Setelah meraih gelar sarjana, dia meneruskan studi magister dan doktor di University of California, Berkeley. Sejak menetap di AS, Sehat kemudian menjadi warga negara AS dan membangun kariernya di industri semikonduktor di negara tersebut.

Bekal ilmu dan pengalaman yang diperolehnya selama bertahun-tahun akhirnya diwujudkan dengan mendirikan perusahaan sendiri. Mengutip situs resmi perusahaan, Sehat bersama sang istri, Weili Dai, dan kakaknya, Pantas Sutardja, mendirikan Marvell Technology pada 1995.

Bermodal sekitar US$350.000 yang dihimpun dari keluarga, mereka mengembangkan chip semikonduktor dengan pendekatan yang saat itu justru diragukan banyak pelaku industri. Produk pertamanya adalah chip untuk membaca hard drives. 

Awalnya, chip buatan Sehat kerap ditolak calon pelanggan. Namun, Sehat tetap yakin desain chip buatannya mampu menghasilkan kinerja lebih tinggi dengan konsumsi daya lebih rendah. Keyakinan itu akhirnya terbukti.

Waktu membuktikan, Marvell berkembang menjadi salah satu perusahaan semikonduktor terkemuka di dunia dan menjadi mitra berbagai perusahaan teknologi global. Kesuksesan tersebut mengantarkan Sehat menjadi salah satu pengusaha teknologi paling sukses.

Menurut Forbes (2024), saat wafat pada 2024, kekayaannya mencapai sekitar US$1,3 miliar atau setara Rp23,55 triliun. Dia sempat menjadi orang terkaya dunia urutan ke-2.287.  Dari sini, Sehat memberi pelajaran jika seringnya pemadaman listrik di Jakarta bisa memunculkan rasa penasaran seorang anak hingga menjadi miliarder dunia. 

(mfa/mfa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dua Petinggi Erajaya Borong Saham Lewat Program MESOP

Dua Petinggi Erajaya Borong Saham Lewat Program MESOP

October 2, 2026
JPFA Jual Anak di India dan Vietnam Rp1,8 Triliun, Ini Pembelinya

JPFA Jual Anak di India dan Vietnam Rp1,8 Triliun, Ini Pembelinya

October 2, 2026
ADB Gelontorkan Rp11,66 Triliun Bantu Likuiditas Pasar Keuangan RI

ADB Gelontorkan Rp11,66 Triliun Bantu Likuiditas Pasar Keuangan RI

October 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .