• Latest
Happy Weekend! Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp17.945

Happy Weekend! Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp17.945

July 3, 2026
Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

October 4, 2026
Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

October 4, 2026
Benarkah Utang Pinjol Hangus Otomatis Usai 90 Hari? Ini Penjelasannya

Benarkah Utang Pinjol Hangus Otomatis Usai 90 Hari? Ini Penjelasannya

October 4, 2026
Harga Lagi Loyo, Begini Tips Investasi Emas Buat Pemula

Harga Lagi Loyo, Begini Tips Investasi Emas Buat Pemula

October 4, 2026
Catat! Ini 10 Emitem Paling Jor-Joran Kasih Imbal Hasil Tertinggi

Catat! Ini 10 Emitem Paling Jor-Joran Kasih Imbal Hasil Tertinggi

October 4, 2026
Daftar Orang Terkaya RI Oktober 2026: Mesin Uangnya Terungkap!

Daftar Orang Terkaya RI Oktober 2026: Mesin Uangnya Terungkap!

October 4, 2026
Perusahaan Mau IPO Makin Sepi di Pasar Modal RI, Ini Penyebabnya

Perusahaan Mau IPO Makin Sepi di Pasar Modal RI, Ini Penyebabnya

October 4, 2026
Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

October 3, 2026
Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

October 3, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

October 3, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

October 3, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

October 3, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, October 4, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Happy Weekend! Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp17.945

3 months ago
in Lifestyle
Happy Weekend! Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp17.945
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (3/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda berakhir di zona hijau dengan menguat 0,24% ke level Rp17.945/US$. Penguatan ini sekaligus mematahkan tren pelemahan rupiah dalam tiga perdagangan beruntun sebelumnya.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di rentang Rp17.935-Rp17.965/US$. Penguatan rupiah sudah terlihat sejak awal perdagangan pagi tadi, seiring melemahnya dolar AS di pasar global.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,13% ke posisi 100,725.


Penguatan rupiah hari ini terutama dipengaruhi oleh faktor eksternal, yakni melemahnya dolar AS di pasar global.

Greenback melemah pada sore ini, melanjutkan koreksi tajam pada perdagangan sebelumnya. DXY sebelumnya ditutup turun 0,53%, seiring meredanya ekspektasi pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat.

Pelemahan dolar AS menunjukkan tekanan jual terhadap aset berdenominasi greenback mulai meningkat. Kondisi ini membuat ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbuka.

Tekanan terhadap dolar AS muncul setelah data tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda pendinginan. Pertumbuhan lapangan kerja AS pada Juni tercatat melambat lebih dalam dari perkiraan, sementara kenaikan payroll untuk dua bulan sebelumnya juga direvisi lebih rendah.

Sepanjang Juni, ekonomi AS hanya menambah 57.000 pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 110.000 pekerjaan.

Data tenaga kerja yang lebih lemah membuat pasar kembali menimbang ulang peluang kenaikan suku bunga The Fed pada sisa tahun ini. Hal ini pada akhirnya menekan dolar AS dan memberi ruang bagi rupiah untuk menguat.

Sementara itu, Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai pergerakan rupiah saat ini perlu dilihat sebagai bagian dari proses penyesuaian pasar keuangan, bukan semata sebagai cerminan memburuknya fundamental ekonomi Indonesia.

“Menurut saya, kita mulai melihat sinyal yang positif. Investor asing telah kembali masuk ke pasar obligasi pemerintah dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mulai mengapresiasi perubahan arah kebijakan yang dilakukan otoritas, terutama dalam pengelolaan likuiditas serta upaya mengembalikan mekanisme pembentukan harga yang lebih sehat di pasar obligasi,” ujar Fakhrul.

Menurut Fakhrul, proses stabilisasi rupiah tidak terjadi secara instan. Pasar obligasi menjadi salah satu faktor penting karena menjadi pintu masuk utama bagi aliran modal portofolio asing.

“Rupiah pada dasarnya sedang menunggu capital inflow yang lebih besar. Untuk menghasilkan arus masuk modal yang berkelanjutan, pasar obligasi Indonesia perlu menawarkan tingkat imbal hasil yang cukup menarik dibandingkan risiko global yang masih tinggi,” kata Fakhrul.

Dia menambahkan, Indonesia saat ini sudah bergerak dari fase tekanan menuju fase stabilisasi. Namun, proses tersebut masih membutuhkan konsistensi kebijakan agar aliran modal asing ke pasar obligasi pemerintah bisa semakin kuat.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

October 4, 2026
Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

October 4, 2026
Benarkah Utang Pinjol Hangus Otomatis Usai 90 Hari? Ini Penjelasannya

Benarkah Utang Pinjol Hangus Otomatis Usai 90 Hari? Ini Penjelasannya

October 4, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .