• Latest
Harga Minyak Menguat ke US,48, Pasokan Jadi Ancaman

Harga Minyak Menguat ke US$72,48, Pasokan Jadi Ancaman

July 7, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

September 24, 2026
Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

September 24, 2026
Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

September 24, 2026
Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

September 24, 2026
Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

September 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, September 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Harga Minyak Menguat ke US$72,48, Pasokan Jadi Ancaman

3 months ago
in People & Culture
Harga Minyak Menguat ke US,48, Pasokan Jadi Ancaman
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Selasa (7/7/2026), meski kenaikannya masih terbatas. Pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian dari meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah ke prospek pasokan yang semakin melimpah dan arah permintaan global.

Mengacu Refinitiv hingga pukul 10.00 WIB, harga minyak Brent berada di US$72,48 per barel, naik 0,68% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$71,99 per barel. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,67% ke US$69,01 per barel dari posisi US$68,55 per barel.



Kenaikan ini terjadi setelah harga minyak sempat kembali ke kisaran sebelum pecahnya konflik Iran beberapa waktu lalu. Dengan kata lain, premi risiko akibat konflik mulai memudar sehingga pasar kini kembali fokus pada keseimbangan fundamental.

Menurut Reuters, pemulihan produksi minyak di sejumlah negara produsen menjadi salah satu faktor yang membatasi kenaikan harga. Di sisi lain, pelaku pasar masih berhati-hati karena hubungan Amerika Serikat dan Iran masih menyisakan ketidakpastian.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin kembali mengatakan negaranya akan mencapai kesepakatan dengan Iran atau “menyelesaikan tugasnya”, sembari mengulang ancaman aksi militer. Pernyataan tersebut muncul ketika Iran masih memperlihatkan sikap keras setelah pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Meski demikian, perhatian pasar kini lebih banyak tertuju pada arus ekspor minyak dari kawasan Teluk, termasuk keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Dari sisi pasokan, Reuters memperkirakan produksi minyak Uni Emirat Arab telah melampaui 3,8 juta barel per hari pada Juni, menjadi level tertinggi sejak April 2020. Produksi tersebut bahkan sudah melampaui level sebelum konflik Iran, setelah negara itu keluar dari kuota produksi OPEC+ pada Mei lalu.

Di saat yang sama, OPEC+ pada Minggu menyepakati tambahan target produksi sebesar 188.000 barel per hari mulai Agustus. Tambahan tersebut mengikuti peningkatan produksi yang telah dilakukan pada Juni dan Juli.

Tekanan dari sisi pasokan semakin besar setelah Saudi Aramco memangkas official selling price (OSP) minyak Arab Light untuk pengiriman Agustus ke pasar Asia menjadi US$1,50 per barel di bawah rata-rata Oman/Dubai. Penurunan tersebut mencapai US$11 dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi pemangkasan terbesar dalam lebih dari dua dekade.

Reuters menilai pasar kini telah banyak mengakomodasi kabar positif dari sisi pasokan. Pergerakan harga selanjutnya akan sangat dipengaruhi perkembangan permintaan riil, terutama dari China, yang selama ini menjadi importir minyak terbesar di dunia. Jika konsumsi di negara tersebut pulih lebih cepat, ruang penguatan harga minyak masih terbuka. Sebaliknya, permintaan yang melemah berpotensi membuat tekanan terhadap harga kembali muncul.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .