
Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Adrian Hartadi memastikan optimistis RATU terhadap pertumbuhan bisnis sektor migas di tengah tren kenaikan Harga minyak mentah dunia hingga penambahan aset blok migas RATU.
Setelah menyelesaikan proses akuisisi blok migas kasuri di Teluk Bintuni dan Blok Madura Strait di paruh pertama tahun 2026, maka Ratu di paruh ke-2 tahun ini berfokus pada optimalisasi aset sekaligus melanjutkan Kerjasama terhadap aset potensial untuk diakuisisi.
Selain itu RATU juga berfokus untuk mendorong eksplorasi aset di luar negeri di Malaysia, Filipina, dan Thailand meski upaya akuisisi di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia cukup menantang.
RATU mendukung upaya pemerintah RI dalam mendorong eksplorasi sektor migas guna mendorong produksi migas dalam negeri guna memperkuat ketahanan energi nasional. Meski demikian untuk RATU masuk ke eksplorasi migas yang lebih berisiko masih membutuhkan penguatan fundamental.
Seperti apa strategi emiten migas mendorong bisnis untuk mendukung produksi migas RI? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Adrian Hartadi dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 13/10/2026)


















