• Latest
Kisah Mantan Napi Jadi Taipan Hotel, Berawal Beli Tanah Terbengkalai

Kisah Mantan Napi Jadi Taipan Hotel, Berawal Beli Tanah Terbengkalai

August 13, 2025
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kisah Mantan Napi Jadi Taipan Hotel, Berawal Beli Tanah Terbengkalai

1 year ago
in Lifestyle
Kisah Mantan Napi Jadi Taipan Hotel, Berawal Beli Tanah Terbengkalai
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Kesuksesan merupakan buah dari perjalanan hidup yang tak mudah. Seperti yang dialami oleh pengusaha asal Singapura, Ho Kwon Ping. Sebelum memilih jalan menjadi seorang pengusaha, Ia sempat menjadi seorang Jurnalis dan mendekam di jeruji.

Mulanya, Ho Kwon Ping berkarier sebagai jurnalis di Singapura pada dekade 1970-an. Dalam menjalani tugas, Ho dikenal sangat kritis. Dia selalu menulis artikel dengan nada kritik terhadap kebijakan politik pemerintah Singapura.

Alhasil, tindakannya membuat pemerintah gerah dan memutuskan menjebloskan Ho ke penjara. Pada 1977, dia resmi ditahan pemerintah Singapura selama dua bulan atas tuduhan pro-komunis.

“Jadi, saya dipenjara berdasarkan UU Keamanan Dalam Negeri karena pro-komunis,” kata Ho, kepada CNBC Make It, dikutip Rabu (13/8/2025).

Kepada BBC International, pria berusia 72 tahun tersebut sama sekali tak menyesali perbuatannya. Katanya, ini merupakan wujud idealisme masa muda. Meskipun pada sisi lain, selama di balik jeruji besi, dia merasa sangat ketakutan, sedih, dan selalu dibayangi-bayangi kesepian.

“Banyak dari orang-orang yang masih muda, idealis, dan masuk penjara atau dikeluarkan kampus menjadi orang sukses kelak. Mereka hanya menemukan cara berbeda untuk mengekspresikannya,” tutur Ho kepada BBC International, dikutip Rabu (13/8/2025).

Setelah bebas, Ho kembali menjadi jurnalis dan bermukim di Hong Kong. Kali ini, dia sudah ditemani istrinya, Claire Chiang.

Singkat cerita, pekerjaan sebagai jurnalis terhenti saat ayahnya stroke pada tahun 1980. Dia harus kembali ke Singapura untuk merawat dan mengoperasionalkan bisnis ayah.

Pada titik ini, dia merasa cocok berbisnis. Hanya saja, dia merasa bisnis ayahnya yang berbasis manufaktur tak bisa untuk jangka panjang. Maka, dia memutuskan untuk beralih fokus bisnis.

Keputusan untuk mencari sektor bisnis baru membawanya ke Thailand. Pada 1984, dia tiba di Teluk Bang Tao, Phuket, dan melihat tanah luas bekas tambang yang terbengkalai. Luasnya sekitar 550 hektar dan tidak ada sisi menarik. Meski berada di teluk, tanah tersebut tidak memiliki pantai.

Siapa sangka, waktu membuktikan tanah tersebut terbukti bisa membuatnya punya harta hingga Rp 5 triliun.

Tanpa pikir panjang, Ho langsung membeli tanah tersebut seraya berharap bisa membawa keberkahan. Dia pun bergegas memperbaiki tanah terbengkalai tersebut sebagai tempat pengembangan beberapa hotel dan resort.

Singkat cerita, renovasi tersebut selesai pada 1987. Hotel di bekas lahan tambang yang kemudian diberi nama sebagai Laguna Phuket. Sekalipun tak ada sisi menarik, Ho berupaya membuat terobosan baru demi meningkatkan daya tarik wisata. Mulai dari membangun pantai buatan, villa pribadi dengan kolam renang, hingga merintis spa tropis pertama di dunia.

Khusus yang terakhir, Ho memperkenalkan spa bukan gaya Eropa. Dia memperkenalkan spa khas Asia Tenggara yang berbeda dari Eropa.

“Kami memiliki terapis spa yang akan berkeliling tanpa alas karena. Ini terjadi karena di Asia orang berjalan tanpa alas kaki sebagai bentuk penghormatan di Asia. Mereka harus pakai pakaian Asia, bukan seragam putih ala orang Eropa,” ungkap Ho.

Singkat cerita, cara demikian membuat hotel tersebut sukses. Kekayaannya pun mulai bertambah.Perlahan, dia juga mulai melakukan ekspansi bisnis ke berbagai negara. Semua bisnis hotelnya berada di bawah konglomerasi bentukannya bernama Banyan Group.

Siapa sangka, waktu membuktikan, berawal dari membeli tanah kosong terbengkalai, bisnis hotel Ho kini sukses cuan US$242 juta atau Rp3,9 triliun. Ho sendiri tercatat Forbes punya harta US$ 345 juta atau Rp5,5 triliun.

Kini, gurita bisnis Banyan Group sudah lebih dari 80 hotel dan resor, serta spa, galeri, dan tempat tinggal yang tersebar di lebih dari 20 negara.

 

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Pria Ini Punya Penghasilan Pasif Rp2,4 M Sebulan, Ini Sumbernya




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .