• Latest
Mau Dikenakan Pajak Rp144 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

Mau Dikenakan Pajak Rp144 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

July 4, 2026
Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

September 25, 2026
Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

September 25, 2026
Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

September 25, 2026
Dikabarkan Mau Dicaplok Haji Isam, BCA Buka Suara

Dikabarkan Mau Dicaplok Haji Isam, BCA Buka Suara

September 25, 2026
Dituduh PHK Sepihak, Bank Maybank Indonesia (BNII) Buka Suara

Dituduh PHK Sepihak, Bank Maybank Indonesia (BNII) Buka Suara

September 25, 2026
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Musyawarah Ummat Indonesia

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Musyawarah Ummat Indonesia

September 25, 2026
OJK Siapkan Aturan Dapen Boleh Investasi di Luar Negeri, Ini Alasannya

OJK Siapkan Aturan Dapen Boleh Investasi di Luar Negeri, Ini Alasannya

September 25, 2026
Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, OJK Buka Suara

Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, OJK Buka Suara

September 25, 2026
Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Regulataor Buka Suara

Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Regulataor Buka Suara

September 25, 2026
Aturan Pelaporan Insidential di Pasar Modal Terbit, Berlaku 1 Oktober

Aturan Pelaporan Insidential di Pasar Modal Terbit, Berlaku 1 Oktober

September 25, 2026
Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?

Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?

September 25, 2026
Jelang Akhir Pekan IHSG Melemah 0,82% ke 6.247, Saham Bank Jadi Beban

Jelang Akhir Pekan IHSG Melemah 0,82% ke 6.247, Saham Bank Jadi Beban

September 25, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, September 25, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Mau Dikenakan Pajak Rp144 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

3 months ago
in People & Culture
Mau Dikenakan Pajak Rp144 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pendiri sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang memberikan tanggapan tak terduga terkait rencana penerapan pajak kekayaan bagi para miliarder di California, Amerika Serikat . Meski berpotensi harus membayar pajak hingga hampir US$8 miliar atau sekitar Rp144 triliun, Huang mengaku tidak mempermasalahkannya.

Rencana tersebut merupakan usulan pajak kekayaan satu kali sebesar 5% bagi individu yang memiliki kekayaan di atas US$1,1 miliar. Jika kebijakan itu disahkan, Huang menjadi salah satu miliarder yang akan terkena dampaknya.

Mengutip CNBC, per 6 Januari 2026, kekayaan Huang diperkirakan mencapai sekitar US$155 miliar. Nilai tersebut menempatkannya sebagai orang terkaya kesembilan di dunia.

Dengan total kekayaan itu, Huang diperkirakan harus membayar pajak sekitar US$7,75 miliar atau setara Rp129,42 triliun (asumsi kurs Rp16.700 per dolar AS).

“Saya bahkan tidak pernah memikirkannya,” ujar Huang dalam wawancara dengan Bloomberg TV dikutip di Jakarta, Sabtu (3//2026).

Ia bilang, dirinya akan tetap memenuhi kewajiban perpajakan apabila aturan tersebut benar-benar diberlakukan.

“Kami memilih tinggal di Silicon Valley, dan berapa pun pajak yang ingin diterapkan, tidak masalah bagi saya,” kata ia.

Usulan pajak ini diajukan pada November 2025 oleh serikat pekerja sektor kesehatan dan didukung sejumlah legislator progresif Amerika Serikat, termasuk anggota DPR Ro Khanna dan Senator Bernie Sanders. Skema tersebut diperkirakan akan menyasar sekitar 200 orang terkaya di California dengan potensi penerimaan mencapai US$100 miliar.

Dana hasil pemungutan pajak rencananya akan digunakan untuk menutup defisit anggaran kesehatan California yang meningkat setelah pemangkasan belanja pemerintah federal, sekaligus mendanai pendidikan publik dan program bantuan pangan.

Agar bisa diberlakukan, usulan tersebut harus mengumpulkan lebih dari 870.000 tanda tangan untuk masuk ke surat suara pada pemungutan suara November 2026. Nantinya, warga California akan menentukan apakah pajak kekayaan tersebut diterapkan atau tidak.

Apabila disetujui, para miliarder yang tinggal di California akan dikenai pajak atas seluruh aset bernilai ekonomis yang dimiliki, termasuk saham dan kepemilikan bisnis, meski mereka memutuskan pindah dari California setelah awal 2026.

Dalam proposal tersebut, aset properti tidak termasuk objek pajak karena telah dikenakan pajak properti. Sementara itu, kewajiban pembayaran pajak dapat dicicil hingga lima tahun.

Sikap Huang yang santai berbeda dengan sejumlah miliarder lainnya. Beberapa tokoh industri teknologi menilai pajak kekayaan berpotensi memaksa para pendiri perusahaan menjual sebagian saham mereka demi memenuhi kewajiban pembayaran pajak.

Pendiri Anduril Industries, Palmer Luckey bilang, usulan tersebut akan memaksa para pendiri perusahaan mencari dana tunai dalam jumlah sangat besar.

“Sekarang saya dan rekan-rekan pendiri saya harus mencari uang tunai miliaran dolar,” tulisnya dalam unggahan di platform X pada 28 Desember.

Pandangan serupa disampaikan salah satu pendiri Sun Microsystems, Vinod Khosla. Menurutnya, pajak kekayaan berpotensi mendorong para miliarder hengkang dari California.

Di sisi lain, para pendukung kebijakan tersebut mengutip sejumlah studi yang menyebut kenaikan pajak tidak selalu menyebabkan eksodus besar-besaran orang kaya maupun pelaku usaha.

Mengutip laporan The New York Times pada 26 Desember, sejumlah tokoh bisnis seperti salah satu pendiri Google Larry Page dan investor ventura Peter Thiel disebut tengah mempertimbangkan meninggalkan California sebelum akhir 2025 untuk menghindari usulan pajak tersebut.

Meski demikian, hingga kini baik Page maupun Thiel belum mengumumkan secara terbuka perpindahan domisili mereka. Juru bicara keduanya juga belum memberikan tanggapan atas laporan tersebut.

Sebagai informasi, sebagian besar kekayaan Huang berasal dari kepemilikan sekitar 3% saham Nvidia. Perusahaan pembuat chip tersebut kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$4,6 triliun, didorong lonjakan permintaan chip untuk teknologi kecerdasan buatan (AI).

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

September 25, 2026
Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

September 25, 2026
Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

September 25, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .