• Latest
Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

August 11, 2026
Danantara Buka Suara Isu Bakal Punya 40% Saham BEI Usai Demutualisasi

Danantara Buka Suara Isu Bakal Punya 40% Saham BEI Usai Demutualisasi

September 15, 2026
Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

September 15, 2026
IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US4,8 M di Juli

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

September 15, 2026
Jangan Terlewat! Hari Ini Cum Date Dividen BMRI

Jangan Terlewat! Hari Ini Cum Date Dividen BMRI

September 15, 2026
Kredit Macet Pindar Didominasi Pria Gen Z, Bos OJK Buka Suara

Kredit Macet Pindar Didominasi Pria Gen Z, Bos OJK Buka Suara

September 15, 2026
Habis Diakuisisi, Emiten RI Ini Mau Rights Issue 2 Miliar Saham

Habis Diakuisisi, Emiten RI Ini Mau Rights Issue 2 Miliar Saham

September 15, 2026
Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%

Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%

September 15, 2026
Edwin Soeryadjaya Borong 1,02 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.815

Edwin Soeryadjaya Borong 1,02 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.815

September 15, 2026
Meresahkan Masyarakat, OJK Tutup 27 Gadai Ilegal

Meresahkan Masyarakat, OJK Tutup 27 Gadai Ilegal

September 15, 2026
Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

September 15, 2026
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

1 month ago
in Economy
Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi I, Selasa (11/8/2026). IHSG tertekan dan sempat turun 1,15% pada awal perdagangan. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi I, IHSG turun 55,50 poin atau 0,87% ke posisi 6.309,87. IHSG dibuka di level 6.383,81. Sepanjang perdagangan sesi I, indeks bergerak di rentang 6.291,19-6.388,58.

Tekanan terhadap IHSG tercermin dari mayoritas saham yang bergerak turun. Sebanyak 169 saham menguat, 488 saham melemah, dan 306 saham stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 20,04 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp7,83 triliun. Sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,21 juta kali.

Adapun seluruh sektor saham tercatat berada di zona merah pada perdagangan sesi I. Sektor utilitas turun 1,38% dan finansial yang terkoreksi 1,14%.

Sektor teknologi melemah 1,03%, properti turun 1%, dan konsumer non-primer koreksi 0,98%.

Dari jajaran saham berkapitalisasi besar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu penekan utama IHSG.

BBCA berada di level Rp6.250 per saham, turun 0,20%. Pergerakan saham ini memberikan tekanan terbesar terhadap IHSG, dengan kontribusi penurunan sekitar 12,47 poin.

Selain BBCA, saham VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) memberikan tekanan 3,13 poin. Kemudian Dian Swastatika Sentosa (DSSA) -2,91 poin, Bank Mandiri (BMRI) -2,77 poin, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) -2,61 poin.

Di sisi lain, sejumlah saham masih mampu memberikan kontribusi positif terhadap IHSG. Indosat (ISAT) menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan kontribusi sekitar 0,96 poin, diikuti Kalbe Farma (KLBF) 0,93 poin, dan Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) 0,86 poin.

Pergerakan IHSG hari ini masih dibayangi sejumlah sentimen yang datang dari domestik maupun global.

Presiden AS Donald Trump pada Senin (10/8/2026) menanggapi tuntutan Iran untuk kesepakatan damai dengan tuntutan baru agar Teheran membayar kompensasi atas korban tewas akibat perang, serangan, dan aksi demonstrasi.

Trump mengatakan Iran harus membayar kerusakan yang terjadi selama 50 tahun terakhir, termasuk kompensasi bagi warga sipil dan pasukan AS yang tewas di kawasan tersebut. Tuntutan baru ini berpotensi semakin mempersulit upaya membuka kembali Selat Hormuz.

Sebelumnya, Iran menuntut kompensasi, penghentian sanksi, serta penghentian ancaman militer AS sebagai syarat pembukaan kembali jalur strategis tersebut.

Harga minyak melonjak sekitar 5% pada Senin (10/8/2026) karena keraguan bahwa AS dan Iran akan mencapai kesepakatan untuk membuka kembali lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Harga WTI ditutup US$82,13/barel, sementara Brent US$87,72/barel.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Danantara Buka Suara Isu Bakal Punya 40% Saham BEI Usai Demutualisasi

Danantara Buka Suara Isu Bakal Punya 40% Saham BEI Usai Demutualisasi

September 15, 2026
Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

September 15, 2026
IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .