• Latest
Perantau China Jualan Kopi, Sukses Jadi Orang Terkaya RI

Perantau China Jualan Kopi, Sukses Jadi Orang Terkaya RI

August 2, 2025
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Perantau China Jualan Kopi, Sukses Jadi Orang Terkaya RI

1 year ago
in Market
Perantau China Jualan Kopi, Sukses Jadi Orang Terkaya RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Banyak orang sukses di perantauan. Tak terkecuali perantau asal China yang merantau ke Indonesia. Go Soe Loet merupakan perantau asal Fujian yang merantau di Surabaya dan memulai usaha kopi rumah pada 1920-an.

Ia menekuni bisnis kopi, dalam memulai bisnisnya, Ia selektif dalam memilih biji kopi. Dia memastikan sendiri biji kopi yang bakal dipakainya adalah kualitas terbaik. Jika sudah, biji kopi itu digoreng dan ditumbuknya hingga menjadi bubuk. Setelah itu siap dijual ke pasar.

Muhammad Ma’ruf dalam 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010:31) menyebut dia harus berjuang keras di pasaran karena kopinya punya banyak saingan di pasar Jawa Timur. Maka, untuk membedakannya Goe Soe Loet mengemas kopinya dengan kertas berwarna coklat dan diberi merek HAP Hootjan yang berarti kapal api. Penamaan ini didasarkan oleh pengalaman membekas Goe Soe Loet yang menggunakan kapal api bertenaga uap ke Jawa.

Meski tertatih-tatih, bisnis kopinya cukup moncer. Laris dan bisa melewati berbagai ketidakstabilan ekonomi. Go Soe Loet kemudian menikah dan mempunyai anak bernama Go Tek Whie. Dia mendidik anaknya secara serius. Sejak belia anaknya sudah diikutsertakan dalam berbisnis kopi. Alhasil, di masa depan anaknya itulah yang membawa HAP Hootjan menjadi besar.

Pada 1970-an, Go Tek Whie, yang dikenal sebagai Soedomo Mergonoto, mengubah nama merek dagang HAP Hootjan menjadi Kapal Api. Selain itu dia juga sangat visioner. Pernah suatu masa bisnis kopinya menurun. Setelah diusut diketahui kalau mesin kopinya sudah jelek. Mesinnya buatan tahun 1800-an. Artinya sudah 100 tahun lebih.

Masih mengutip 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010), pada 1978 Soedomo lantas pergi ke Jerman untuk menghadiri pameran mesin pengolah kopi. Di sana Soedomo terkejut karena harga mesin kopi sangat mahal, sekitar Rp 123 juta. Alhasil, dia hanya bisa mengamati dan membuat mesin buatan sendiri dengan budget Rp 870 ribu.

Mesin buatannya memang berhasil mengolah kopi 180 kg/jam. Sayangnya, hasil kopinya justru makin buruk. Bisnis Kapal Api menurun. Akhirnya Soedono menyerah dan terpaksa membeli mesin Jerman seharga Rp 123 juta itu dengan meminjam ke Bank Pembangunan Indonesia. Semakin mahal harganya, semakin tinggi pula kualitasnya. Dan ini terbukti di Kapal Api.

Mesin pengolahan kopi itu sukses menaikkan kualitas Kapal Api. Konsumen naik dan Soedomo makin giat memasarkannya. Saat tumbuh besar inilah Soedomo mendirikan PT Santos Jaya Abadi di Siduarjo. Kelak ini jadi pusat kerajaan bisnisnya. Untuk memperluas jangkauan konsumen, Soedomo berani memasang iklan di TVRI yang dikenal sangat mahal. Kapal Api harus merogoh kocek dalam untuk hal ini.

Namun, upaya ini membuahkan hasil. Kopi Kapal Api jadi raja kopi di Indonesia. Perusahaan berhasil menjual Kapal Api ke beberapa kota di luar Jawa seperti Palembang, Makassar, Medan dan Pontianak. Bahkan, pada 1985, kopi Kapal Api diekspor ke Timur Tengah, Taiwan, Hongkong, dan Malaysia. Soedomo makin kaya raya.

Setelahnya sukses dengan kopi bubuk hitam kapal Api, Soedomo memproduksi kopi susu bermerek kopi ABC. Kopi ini jadi alternatif masyarakat Indonesia yang ingin mencampurkan susu ke dalam larutan kopi secara instant. Dalam sekejap, laris manis.

Pada tahun 1992, Soedomo merambah ke bisnis kedai kopi di tahun 1992 bernama Excelso, segmennya untuk masyarakat menengah atas. Dua gerai pertama berada di Plaza Indonesia (Jakarta) dan Plaza Tunjungan II (Surabaya). Tak hanya itu, Kapal Api juga memproduksi Good Day, Ceremix, dan Permen Relaxa. Keberhasilan ini membuat Soedomo menjadi Crazy Rich Surabaya.

 

(luc/luc)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .