• Latest
Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing

Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing

July 3, 2026
Mengapa Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ahli Ungkap Jawaban Mengejutkan

Mengapa Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ahli Ungkap Jawaban Mengejutkan

October 4, 2026
Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

October 4, 2026
Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

October 4, 2026
Benarkah Utang Pinjol Hangus Otomatis Usai 90 Hari? Ini Penjelasannya

Benarkah Utang Pinjol Hangus Otomatis Usai 90 Hari? Ini Penjelasannya

October 4, 2026
Harga Lagi Loyo, Begini Tips Investasi Emas Buat Pemula

Harga Lagi Loyo, Begini Tips Investasi Emas Buat Pemula

October 4, 2026
Catat! Ini 10 Emitem Paling Jor-Joran Kasih Imbal Hasil Tertinggi

Catat! Ini 10 Emitem Paling Jor-Joran Kasih Imbal Hasil Tertinggi

October 4, 2026
Daftar Orang Terkaya RI Oktober 2026: Mesin Uangnya Terungkap!

Daftar Orang Terkaya RI Oktober 2026: Mesin Uangnya Terungkap!

October 4, 2026
Perusahaan Mau IPO Makin Sepi di Pasar Modal RI, Ini Penyebabnya

Perusahaan Mau IPO Makin Sepi di Pasar Modal RI, Ini Penyebabnya

October 4, 2026
Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

October 3, 2026
Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

October 3, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

October 3, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

October 3, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, October 4, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing

3 months ago
in Economy
Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank-bank asing dikabarkan menarik uang dalam jumlah besar alias cash out dari Indonesia.

Hal ini diberitakan oleh media asing, Bloomberg pada 29 Juni lalu, yang melaporkan unit usaha Citigroup Inc., Standard Chartered Plc., dan HSBC Holdings Plc menarik total Rp11,5 triliun dalam dua tahun terakhir. Jumlah itu melebihi akumulasi laba mereka pada periode yang sama.

Menurut sumber dalam laporan tersebut, penarikan dana tersebut dilakukan karena kekhawatiran atas arah kebijakan negara.

Jika menilik laporan keuangan tahun lalu saja, PT Bank HSBC Indonesia mendistribusikan laba kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.

Sepanjang 2025, HSBC membagikan dividen tunai senilai sekitar Rp2,95 triliun, terdiri atas dividen tunai tahunan Rp1,32 triliun dan dividen tunai khusus Rp1,64 triliun. Laporan tahunan perseroan menunjukkan dividen khusus tersebut berasal dari laba ditahan, sementara dividen tahunan merupakan penggunaan saldo laba tahun 2024 yang telah disetujui pemegang saham.

Mengenai penarikan dana ini, perwakilan HSBC Indonesia merespons dengan mengatakan bahwa penarikan ini seiring dengan kawasan Asia yang sedang menyesuaikan kembali peta perdagangan dan rantai pasoknya. Indonesia disebut memiliki peluang yang tepat untuk pertumbuhan kawasan.

“Indonesia membawa skala dan momentum bagi fase pertumbuhan Asia berikutnya. Seiring kawasan menyesuaikan kembali peta perdagangan dan rantai pasoknya, HSBC berada pada posisi yang unik untuk menghubungkan ambisi industrial Indonesia dengan modal global. Kami akan terus memprioritaskan fokus pada peluang pertumbuhan ini,” kata perwakilan HSBC Indonesia kepada CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2026).

Sementara itu, laporan tahunan Standard Chartered Indonesia dan Citibank N.A. Indonesia (Citi Indonesia) menunjukkan adanya distribusi laba kepada kantor pusat sepanjang 2025. Namun, pada saat yang sama keduanya juga masih mencatat kenaikan saldo laba yang belum dipindahkan ke kantor pusat.

Standard Chartered Indonesia, mencatatkan pemindahan laba ke kantor pusat sebesar Rp388 miliar, dengan saldo laba yang belum diremitansikan sebesar Rp967,6 miliar, naik dari Rp442,4 miliar pada tahun sebelumnya.

Head of Corporate Affairs, Brand & Marketing, Standard Chartered Indonesia, Puni Anjungsari, mengatakan pihaknya mengetahui adanya laporan Bloomberg tersebut. Ia menjelaskan, remitansi yang dirujuk dalam artikel tersebut berasal dari laba pada tahun-tahun sebelumnya dan merupakan proses distribusi laba Standard Chartered yang dilakukan secara rutin.

Menurut Puni, seluruh remitansi dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia dan telah memperoleh persetujuan sesuai ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia kemudian menegaskan komitmen bank asal Inggris terhadap Indonesia tidak luntur.

“Standard Chartered tetap berkomitmen penuh terhadap Indonesia dan tidak ada perubahan atas komitmen tersebut. Kami terus mendukung pembangunan ekonomi Indonesia, melalui berbagai peran strategis yang kami jalankan, termasuk sebagai sovereign rating advisor bagi Republik Indonesia, serta melalui dukungan kami dalam memobilisasi pendanaan bagi Pemerintah Indonesia maupun entitas strategis nasional, termasuk Danantara,” kata Puni kepada CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2026).

Sementara itu, laporan keuangan tahunan 2025 Citi Indonesia mencatatkan remitansi laba sebesar Rp2,44 triliun. Bank asal Amerika Serikat itu juga membukukan unremitted profit sebesar Rp10,17 triliun, meningkat dari Rp10,05 triliun pada akhir 2024.

Mengenai hal ini, CEO Citi Indonesia sekaligus Chairman Perhimpunan Bank-Bank Internasional Indonesia (Perbina), Batara Sianturi tidak segera menjawab pertanyaan CNBC Indonesia.

Perwakilan dari Citi Indonesia juga menolak untuk berkomentar.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mengapa Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ahli Ungkap Jawaban Mengejutkan

Mengapa Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ahli Ungkap Jawaban Mengejutkan

October 4, 2026
Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

October 4, 2026
Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

October 4, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .