• Latest
Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini

June 30, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
Pos Pengeluaran Pajak & Asuransi Warga RI Naik, Ini Penyebabnya!

Pos Pengeluaran Pajak & Asuransi Warga RI Naik, Ini Penyebabnya!

October 7, 2026
Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

October 7, 2026
September 2026, Cadangan Devisa RI Turun USD 200 Juta Jadi 146,3 M

September 2026, Cadangan Devisa RI Turun USD 200 Juta Jadi 146,3 M

October 7, 2026
Ada Transaksi Pasar Nego Rp 26 T di Saham Bayan, Haji Isam Masuk?

Ada Transaksi Pasar Nego Rp 26 T di Saham Bayan, Haji Isam Masuk?

October 7, 2026
Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban

Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban

October 7, 2026
FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market

FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market

October 7, 2026
Susun Standar Biaya, LPS Benchmarking ke Kemenkeu, OJK dan BI

Susun Standar Biaya, LPS Benchmarking ke Kemenkeu, OJK dan BI

October 7, 2026
Video: Harga Minyak Naik – Batu Bara Dekati Level Tertinggi 4 Bulan

Video: Harga Minyak Naik – Batu Bara Dekati Level Tertinggi 4 Bulan

October 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini

3 months ago
in People & Culture
Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.850 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah harus membuka perdagangan dengan terkoreksi melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (30/6/2026).

Melansir data Refinitiv, kurs rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini melemah 0,08% ke level Rp17.850/US$. Posisi ini menjadi berlawanan dengan tren positif rupiah di perdangangan sebelumnya. Pada Senin (29/6/2026), rupiah berhasil ditutup menguat 0,39% ke posisi Rp17.835/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,13% ke level 101,242.


Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi dinamika eksternal, terutama arah dolar AS di pasar global.

Dolar AS sebelumnya sempat kehilangan tenaga setelah muncul laporan bahwa aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali bergerak bebas. Kondisi ini meredakan kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran yang sempat kembali memanas pada akhir pekan lalu.

AS dan Iran disebut sepakat menahan diri dari serangan lanjutan menjelang putaran negosiasi berikutnya. Laporan tersebut juga menyebutkan kapal-kapal kembali dapat bergerak bebas melalui Selat Hormuz, jalur penting bagi perdagangan energi dunia.

Meredanya kekhawatiran di Selat Hormuz ikut mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman atau safe haven. Kondisi ini memberi ruang bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, untuk bergerak lebih positif.

Namun, pasar masih mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada rapat The Fed 28-29 Juli berada di 31,50%. Sementara itu, peluang suku bunga tetap dipertahankan di level saat ini mencapai 68,50%.

Investor kini menanti rilis data tenaga kerja AS pada pekan ini, termasuk data ADP dan nonfarm payrolls. Data tersebut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan pasar dalam membaca arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Dari dalam negeri, pemerintah bersama DPR, Bank Indonesia (BI), dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) juga telah menggelar rapat koordinasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memitigasi dampak ketidakpastian global.

Dari sisi fiskal, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memastikan kondisi APBN masih terjaga. Defisit hingga Mei 2026 tercatat sebesar 0,7% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan diperkirakan tetap berada di bawah batas 3% hingga akhir 2026.

Stabilitas fiskal ini menjadi salah satu hal yang dicermati pasar, terutama di tengah tekanan global terhadap nilai tukar dan kebutuhan menjaga kepercayaan investor.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .