• Latest
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.940

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.940

July 3, 2026
Mengapa Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ahli Ungkap Jawaban Mengejutkan

Mengapa Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ahli Ungkap Jawaban Mengejutkan

October 4, 2026
Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

October 4, 2026
Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

October 4, 2026
Benarkah Utang Pinjol Hangus Otomatis Usai 90 Hari? Ini Penjelasannya

Benarkah Utang Pinjol Hangus Otomatis Usai 90 Hari? Ini Penjelasannya

October 4, 2026
Harga Lagi Loyo, Begini Tips Investasi Emas Buat Pemula

Harga Lagi Loyo, Begini Tips Investasi Emas Buat Pemula

October 4, 2026
Catat! Ini 10 Emitem Paling Jor-Joran Kasih Imbal Hasil Tertinggi

Catat! Ini 10 Emitem Paling Jor-Joran Kasih Imbal Hasil Tertinggi

October 4, 2026
Daftar Orang Terkaya RI Oktober 2026: Mesin Uangnya Terungkap!

Daftar Orang Terkaya RI Oktober 2026: Mesin Uangnya Terungkap!

October 4, 2026
Perusahaan Mau IPO Makin Sepi di Pasar Modal RI, Ini Penyebabnya

Perusahaan Mau IPO Makin Sepi di Pasar Modal RI, Ini Penyebabnya

October 4, 2026
Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

Anthropic Akui Risiko Eksistensial AI Dalam Prospektus IPO

October 3, 2026
Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

Taipan Terkaya Dunia Diam-diam Borong Rumah, Ada Apa?

October 3, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

October 3, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

October 3, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, October 4, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.940

3 months ago
in Economy
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.940
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil mengawali perdagangan jelang akhir pekan dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda pada pembukaan perdagangan Jumat (3/7/2026) menguat 0,27% atau terapresiasi ke level Rp17.940/US$.

Penguatan ini membalikkan posisi rupiah pada penutupan perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (2/7/2026), rupiah ditutup melemah 0,32% ke posisi Rp17.988/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,05% ke level 100,803.


Pergerakan rupiah pada perdagangan terakhir pekan ini diperkirakan masih akan dipengaruhi faktor eksternal, khususnya dinamika dolar AS di pasar global yang tengah berada dalam tekanan.

Greenback melemah pada pagi ini, melanjutkan koreksi tajam pada perdagangan sebelumnya. DXY sebelumnya ditutup turun 0,53%, seiring meredanya ekspektasi pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat.

Pelemahan dolar AS menunjukkan tekanan jual terhadap aset berdenominasi greenback mulai meningkat. Kondisi ini membuat ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbuka.

Tekanan terhadap dolar AS muncul setelah data tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda pendinginan. Pertumbuhan lapangan kerja AS pada Juni tercatat melambat lebih dalam dari perkiraan, sementara kenaikan payroll untuk dua bulan sebelumnya juga direvisi lebih rendah.

Data tersebut membuat pasar kembali menimbang ulang peluang kenaikan suku bunga The Fed pada sisa tahun ini. Sepanjang Juni, ekonomi AS hanya menambah 57.000 pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 110.000 pekerjaan.

Dengan data tenaga kerja yang lebih lemah, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga dalam waktu dekat ikut mereda. Hal ini pada akhirnya menekan dolar AS dan memberi ruang bagi rupiah untuk membuka perdagangan di zona hijau.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mengapa Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ahli Ungkap Jawaban Mengejutkan

Mengapa Tuyul Tak Curi Uang di Bank? Ahli Ungkap Jawaban Mengejutkan

October 4, 2026
Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

Incar Produksi 1 Juta Unit, Produsen AC Kembangkan Konten Lokal

October 4, 2026
Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

Dolar Cuma Rp6.550 di Era Presiden Habibie, Apa Rahasianya?

October 4, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .