• Latest
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.385

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.385

July 30, 2025
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.385

1 year ago
in Market
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.385
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (30/7/2025) ditutup menguat tipis.

Dilansir dari Refinitiv, nilai tukar rupiah naik 0,03% ke posisi Rp16.385/US$, secara intraday rupiah sempat dibuka menguat di level Rp16.350/US$ sebelum akhirnya terpangkas jelang penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau melemah/menguat 0,05% di level 98,83. Sebagai catatan, sebelumnya indeks dolar AS telah mengalami penguatan selama empat hari berutut-turut.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini masih berada di bawah bayang-bayang sentimen dari luar negeri, seiring dengan penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang telah berlangsung selama empat hari berturut-turut.

Tren penguatan dolar ini mencerminkan peningkatan minat investor global terhadap aset-aset berdenominasi dolar AS. Kondisi ini menjadi sentimen negatif bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, yang berisiko melanjutkan pelemahan.

Di sisi lain, pelaku pasar saat ini tengah menanti hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan diumumkan pada Rabu malam waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia. Meskipun mayoritas pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya di level saat ini, fokus utama tertuju pada pernyataan dari Ketua The Fed, Jerome Powell terkait arah kebijakan moneter ke depan.

Pasar menilai kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh The Fed akan mulai dilakukan pada pertemuan bulan September mendatang. Namun, ekspektasi tersebut masih bisa berubah bergantung pada data inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja AS ke depan.

Jika The Fed memberikan sinyal dovish, hal ini berpotensi memberikan ruang bagi penguatan rupiah. Sebaliknya, jika pernyataan The Fed masih cenderung hawkish atau mengindikasikan penundaan pemangkasan suku bunga, tekanan terhadap rupiah bisa kembali meningkat.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Gerak ‘Roller Coaster’ Rupiah di Semester I-2025, Dolar Masih Perkasa




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .