• Latest
Rupiah Ditutup Perkasa, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.950

Rupiah Ditutup Perkasa, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.950

June 10, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

October 12, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Ojol Bakal Masuk Kategori Transportasi Umum

Ojol Bakal Masuk Kategori Transportasi Umum

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

October 12, 2026
Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

October 12, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 12, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Perkasa, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.950

4 months ago
in Market
Rupiah Ditutup Perkasa, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.950
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda berhasil tampil perkasa dalam menghadapi dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (10/6/2026).

Merujuk data Refinitiv, nilai tukar rupiah ditutup menguat 0,55% ke level Rp17.950/US$. Posisi ini membuat rupiah berhasil keluar dari level psikologis Rp18.000/US$, setelah pertama kali menembus level tersebut pada 4 Juni lalu.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sejatinya dibuka jauh lebih kuat di level Rp17.875/US$ atau terapresiasi 0,97%. Namun, penguatan rupiah sempat berkurang hingga kembali menyentuh level Rp18.000/US$, sebelum akhirnya mampu menguat lagi hingga penutupan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau berada di zona merah dengan pelemahan tipis 0,03% ke level 99,882.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini masih sejalan dengan respons pasar terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) yang di luar perkiraan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% pada Selasa (9/6/2026).

Kenaikan tersebut diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan untuk mengevaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang telah ditetapkan dalam RDG Bulanan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah. Langkah tersebut juga bersifat pre-emptive untuk menjaga inflasi 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan pemerintah.

Perry menjelaskan, sesuai undang-undang dan praktik yang berjalan selama ini, BI setiap Selasa menggelar RDG Mingguan untuk mengevaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang telah ditetapkan dalam RDG Bulanan.

Dalam evaluasi sejak RDG Bulanan pada 19-20 Mei 2026, nilai tukar rupiah menunjukkan perkembangan yang lebih lemah dari perkiraan. Selain dipengaruhi gejolak global yang terus berlanjut dan tingginya permintaan valuta asing di dalam negeri, tekanan rupiah juga didorong oleh aliran keluar investasi portofolio asing dari Indonesia.

Selain dari sentimen domestik, pergerakan rupiah hari ini turut didukung oleh faktor eksternal. Pelemahan dolar AS di pasar global membuka ruang penguatan bagi mata uang lain, termasuk rupiah.

Dolar AS melemah setelah harga minyak mentah turun tajam, seiring pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali memberi sinyal bahwa kesepakatan AS-Iran dapat tercapai dalam beberapa hari ke depan. Trump juga menyebut Selat Hormuz dapat kembali dibuka segera setelah kesepakatan tersebut ditandatangani.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .