• Latest
Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875

Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875

June 30, 2026
Bayan Resources Tambah Saham Yang Dilepas ke Haji Isam

Bayan Resources Tambah Saham Yang Dilepas ke Haji Isam

October 7, 2026
IHSG Bergerak Lesu Saat Rupiah Menguat ke Rp17.800 per Dolar AS

IHSG Bergerak Lesu Saat Rupiah Menguat ke Rp17.800 per Dolar AS

October 7, 2026
Akhir Sesi I IHSG Terkoreksi 0,55% ke Level 6.158

Akhir Sesi I IHSG Terkoreksi 0,55% ke Level 6.158

October 7, 2026
Integrasi, Danamon & MUFG Indonesia Usulkan Nama Bank MUFG Danamon

Integrasi, Danamon & MUFG Indonesia Usulkan Nama Bank MUFG Danamon

October 7, 2026
Bayar Utang Pemerintah & Stabilkan Rupiah, Cadev RI Turun US0 Juta

Bayar Utang Pemerintah & Stabilkan Rupiah, Cadev RI Turun US$200 Juta

October 7, 2026
Dana Haji ke Mana Selama Masa Tunggu? Ini Penjelasan Bos BPKH

Dana Haji ke Mana Selama Masa Tunggu? Ini Penjelasan Bos BPKH

October 7, 2026
SMKM Perpanjang Akuisisi 2 Perusahaan Singapura, Ini Alasannya

SMKM Perpanjang Akuisisi 2 Perusahaan Singapura, Ini Alasannya

October 7, 2026
Laris Manis! Pemerintah Kantongi Rp10 T dari Lelang SBN Syariah

Laris Manis! Pemerintah Kantongi Rp10 T dari Lelang SBN Syariah

October 7, 2026
Cadev RI Turun US$ 200 Juta, September 2026 Jadi US$ 146,3 Miliar

Cadev RI Turun US$ 200 Juta, September 2026 Jadi US$ 146,3 Miliar

October 7, 2026
Heboh Isu Dana Haji Bakal Habis di 2027, Bos BPKH Buka Suara

Heboh Isu Dana Haji Bakal Habis di 2027, Bos BPKH Buka Suara

October 7, 2026
Bareng Danantara, Emiten Bakrie Rogoh Rp3,6 Triliun Investasi Migas AS

Bareng Danantara, Emiten Bakrie Rogoh Rp3,6 Triliun Investasi Migas AS

October 7, 2026
Harga Naik Ratusan Persen, BEI Gembok Saham POLA dan CSMI

Harga Naik Ratusan Persen, BEI Gembok Saham POLA dan CSMI

October 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875

3 months ago
in Market
Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (30/6/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda harus mengakui kekuatan greenback setelah ditutup melemah 0,22% ke level Rp17.875/US$. Koreksi ini sekaligus memutus tren positif rupiah yang sebelumnya berhasil menguat dalam tiga perdagangan beruntun.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah berada di zona merah sejak pembukaan. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,08% ke level Rp17.850/US$, lalu tekanannya semakin dalam seiring berjalannya waktu.

Rupiah bergerak di rentang Rp17.850-Rp17.908/US$ sepanjang perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,15% ke level 101,257.


Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi di tengah dinamika penguatan dolar AS di pasar global, menjelang rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Fokus pasar kini tertuju pada laporan tenaga kerja AS untuk periode Juni yang akan dirilis pada Kamis pekan ini. Data tersebut menjadi penting karena dalam tiga bulan terakhir, penciptaan lapangan kerja AS tercatat lebih kuat dari perkiraan pasar.

Kondisi tenaga kerja yang solid membuat ekspektasi terhadap arah kebijakan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) tetap menjadi perhatian. Pasar masih mencermati apakah data tersebut akan memperkuat peluang The Fed mempertahankan sikap hawkish pada sisa tahun ini.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada rapat The Fed 28-29 Juli berada di 31,50%. Sementara itu, peluang suku bunga tetap dipertahankan di level saat ini mencapai 68,50%.

Dari dalam negeri, pemerintah bersama DPR, Bank Indonesia (BI), dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) telah menggelar rapat koordinasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memitigasi dampak ketidakpastian global.

Dari sisi fiskal, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memastikan kondisi APBN masih terjaga. Defisit hingga Mei 2026 tercatat sebesar 0,7% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan diperkirakan tetap berada di bawah batas 3% hingga akhir 2026.

“Kondisi fiskal itu masih sangat terjaga dengan baik. Defisit hingga bulan Mei kemarin 0,7% dan diperkirakan sampai dengan akhir tahun juga masih di bawah 3% jadi masih sangat terjaga,” kata Juda.

Stabilitas fiskal menjadi salah satu hal yang dicermati pasar, terutama di tengah tekanan global terhadap nilai tukar dan kebutuhan menjaga kepercayaan investor.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bayan Resources Tambah Saham Yang Dilepas ke Haji Isam

Bayan Resources Tambah Saham Yang Dilepas ke Haji Isam

October 7, 2026
IHSG Bergerak Lesu Saat Rupiah Menguat ke Rp17.800 per Dolar AS

IHSG Bergerak Lesu Saat Rupiah Menguat ke Rp17.800 per Dolar AS

October 7, 2026
Akhir Sesi I IHSG Terkoreksi 0,55% ke Level 6.158

Akhir Sesi I IHSG Terkoreksi 0,55% ke Level 6.158

October 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .