• Latest
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890

July 23, 2026
Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

September 25, 2026
Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

September 25, 2026
Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

September 25, 2026
Dikabarkan Mau Dicaplok Haji Isam, BCA Buka Suara

Dikabarkan Mau Dicaplok Haji Isam, BCA Buka Suara

September 25, 2026
Dituduh PHK Sepihak, Bank Maybank Indonesia (BNII) Buka Suara

Dituduh PHK Sepihak, Bank Maybank Indonesia (BNII) Buka Suara

September 25, 2026
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Musyawarah Ummat Indonesia

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Musyawarah Ummat Indonesia

September 25, 2026
OJK Siapkan Aturan Dapen Boleh Investasi di Luar Negeri, Ini Alasannya

OJK Siapkan Aturan Dapen Boleh Investasi di Luar Negeri, Ini Alasannya

September 25, 2026
Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, OJK Buka Suara

Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, OJK Buka Suara

September 25, 2026
Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Regulataor Buka Suara

Transaksi Bayan-Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Regulataor Buka Suara

September 25, 2026
Aturan Pelaporan Insidential di Pasar Modal Terbit, Berlaku 1 Oktober

Aturan Pelaporan Insidential di Pasar Modal Terbit, Berlaku 1 Oktober

September 25, 2026
Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?

Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?

September 25, 2026
Jelang Akhir Pekan IHSG Melemah 0,82% ke 6.247, Saham Bank Jadi Beban

Jelang Akhir Pekan IHSG Melemah 0,82% ke 6.247, Saham Bank Jadi Beban

September 25, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, September 25, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890

2 months ago
in Economy
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/7/2026). Meski berakhir di zona merah, tekanan terhadap rupiah berkurang dibandingkan dengan pembukaan perdagangan.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,08% ke posisi Rp17.890/US$. Meski berakhir melemah, posisi tersebut sedikit membaik dibandingkan dengan pembukaan perdagangan, ketika mata uang Garuda tertekan 0,20% ke level Rp17.910/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak cukup fluktuatif dalam rentang Rp17.875-Rp17.928/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau bergerak melemah 0,06%% ke posisi 101,069. Setelah pada perdagangan sebelumnya, DXY ditutup melemah ke level 101,125.


Pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi respons pelaku pasar terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) serta perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-22 Juli 2026, BI memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 4,75%, sedangkan Lending Facility dipertahankan di level 6,50%.

Keputusan tersebut diambil setelah BI menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 100 basis poin sejak Mei 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global.

Gubernur BI Perry Warjiyo menilai pergerakan rupiah masih cukup terjaga hingga pertengahan Juli 2026.

“Dengan perkembangan tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS relatif stabil dibandingkan dengan level akhir Juni 2026 sebesar Rp17.880,” ujar Perry.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati perkembangan likuiditas perekonomian dalam negeri. Bank Indonesia melaporkan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juni 2026 mencapai Rp10.432,8 triliun.

Jumlah tersebut tumbuh 8,7% secara tahunan (year-on-year/yoy), tetapi melambat dibandingkan pertumbuhan pada Mei 2026 yang mencapai 10,8% yoy.

“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 9,8% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,9% (yoy),” tulis BI dalam laporan bulanannya, Kamis (23/7/2026).

BI menjelaskan, perkembangan M2 pada Juni 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit serta tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

Dari eksternal, dolar AS yang melemah sebetulnya masih mendapat sentimen positif dari meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah. Kelompok Houthi yang didukung Iran mengklaim menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi sebagai bagian dari blokade laut di kawasan Laut Merah.

Ancaman gangguan kini membayangi dua jalur penting perdagangan minyak dunia sekaligus, yakni Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb. Sejumlah kapal tanker juga mulai mengubah rute untuk menghindari kawasan tersebut.

Militer AS pada Rabu kembali melancarkan serangan terhadap Iran atas arahan Presiden Donald Trump. Serangan tersebut menandai aksi militer AS terhadap Iran selama 12 malam berturut-turut.

Ketegangan yang berlanjut kembali memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan energi dan inflasi global. Kondisi tersebut turut menopang permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman dan menahan pergerakan rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

September 25, 2026
Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

September 25, 2026
Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

September 25, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .