• Latest
Rupiah Perkasa, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.190

Rupiah Perkasa, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.190

August 13, 2025
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

October 28, 2026
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Perkasa, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.190

1 year ago
in Lifestyle
Rupiah Perkasa, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.190
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil menguat cukup signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (13/8/2025).

Melansir dari Refinitiv, mata uang garuda ditutup menguat dengan penguatan sebesar 0,55% di level Rp16.190/US$, sekaligus mencatatkan level terkuat sejak 4 Juli 2025.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau sedang mengalami pelemahan sebesar 0,31% di level 97,79.


Penguatan rupiah pada hari ini didorong oleh pelemahan indeks dolar AS yang telah berlangsung tiga hari beruntun sejak awal pekan.

Pelemahan dolar dipicu rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) untuk Juli 2025 yang memperkuat ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Federal Reserve pada September. Data menunjukkan inflasi tahunan bertahan di 2,7%, di bawah perkiraan 2,8%, mendorong investor meningkatkan probabilitas pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September, bahkan membuka peluang penurunan hingga 50 basis poin.

Ekspektasi pelonggaran moneter AS ini mendorong aliran dana keluar dari aset berbasis dolar dan kembali masuk ke pasar negara berkembang yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi. Rupiah ikut mendapat sentimen positif, bersama sejumlah mata uang Asia lain, karena investor mulai melirik kembali aset di emerging markets.

Di dalam negeri, sentimen positif bagi rupiah juga datang dari hasil lelang Surat Berharga Negara (SBN) kemarin. Total penawaran yang masuk mencapai rekor Rp162,3 triliun, jauh melampaui target Rp27 triliun, dengan penawaran yang dimenangkan senilai Rp32 triliun.

Lonjakan minat ini didorong oleh pelemahan dolar AS, likuiditas global yang lebih longgar, dan prospek pelonggaran kebijakan moneter AS.

Kepemilikan SBN oleh investor asing pun tetap solid, tercatat sebesar Rp936,1 triliun atau 14,6% dari total beredar.

Arus masuk modal asing yang terjaga ini menjadi faktor tambahan penguat rupiah, mengingat dana asing di pasar obligasi umumnya mendorong apresiasi nilai tukar.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Menguat Tajam, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.385




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Asing Serbu 10 Saham Ini

October 29, 2026
Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Pilih Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

October 29, 2026
BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

BNI Siap-Siap Buyback Saham, Rogoh Kocek Rp547 Miliar

October 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .