• Latest
Saham Astra (ASII) Tiba-Tiba Meroket 10%, Ada Apa?

Saham Astra (ASII) Tiba-Tiba Meroket 10%, Ada Apa?

August 19, 2025
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

October 29, 2026
Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

October 29, 2026
Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

October 29, 2026
PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

October 29, 2026
Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

October 29, 2026
Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Astra (ASII) Tiba-Tiba Meroket 10%, Ada Apa?

1 year ago
in Lifestyle
Saham Astra (ASII) Tiba-Tiba Meroket 10%, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT. Astra Internasional Tbk. (ASII) harga sahamnya melonjak sepanjang sesi pertama hari ini, Senin (19/8/2025). Tercatat, saham ASII naik 10,45% atau 525 poin ke level Rp 5.550 per saham.

Total transaksi saham ASII hari ini nyaris mencapai Rp 1 triliun yang melibatkan 181 juta saham. Adaapu kapitalisasi pasar Astra mencapai Rp 224,6 triliun.

Saham ASII juga tercatat ikut diburu asing sepekan lalu mencapai Rp 228,4 miliar.

PT Astra International Tbk (ASII), emiten otomotif swasta terbesar di Indonesia, membukukan perlambatan pertumbuhan laba pada paruh pertama tahun ini. Meski demikian, prospek pembagian dividennya diramal masih moncer.

Secara historis, ASII dikenal konsisten membagikan dividen setiap tahun sejak 2003. Menariknya, perusahaan ini selalu membagi dividen dalam dua tahap, dividen interim yang biasanya dibayarkan pada kuartal IV, umumnya sekitar bulan Oktober, serta dividen final pada tahun berikutnya.

Dalam tiga tahun terakhir, harga saham ASII telah terkoreksi hampir 30% yang membuat imbal hasil dividen jadi atraktif berkisar 8% – 10%. Dari hasil laba tahun ini pun diramal bisa tetap moncer meskipun ada perlambatan dari pertumbuhan laba.

Sebagai catatan, ASII mencetak laba semester I/2025 senilai Rp15,51 triliun, kontraksi 2,15% secara tahunan (yoy). Nilai ini mengimplikasi laba bersih per saham (EPS) sebanyak Rp395, turun 4% yoy.

Dari nilai tersebut, jika disetahunkan akan menjadi Rp766.48. Kalau kita mengambil asumsi lebih konservatif payout ratio sekitar 60%, maka dividen per lembar yang potensi didapat dari laba tahun buku 2025 sebanyak Rp459,89.

Biasanya, sekitar 30% akan dibagikan sebagai dividen interim, dan sisanya dibagi jadi dividen final. Jadi dividen interim akan berkisar Rp137,97 dan sisanya final sebanyak Rp321,92.

Seperti diketahui, ASII membukukan laba diatribusikan kepada pemilik induk sebesar Rp15,52 triliun sepanjang semester pertama 2025. Jumlah tersebut turun tipis 2,15% dari pencapaian pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp15,86 triliun.

Penurunan laba tersebut di tengah perolehan pendapatan yang bertumbuh tipis, hanya 1,81%. Jumlah pendapatan ASII yang mampu dikantongi pada semester pertama 2025 sebesar Rp162,86 triliun dibandingkan dengan perolehan periode yang sama pada tahun lalu Rp159,97 triliun.

Pertumbuhan pendapatan ASII ditopang oleh segmen alat berat dan pertambangan yang menyumbang 43% dari total pendapatan. Jumlah pendapatan bersih segmen ini pun tumbuh 7,76% year-on-year/yoy menjadi Rp69,52 triliun per 30 Juni 2025.

Di sisi lain, segmen otomotif jadi pemberat Astra. Pasalnya segmen yang berkontribusi terhadap 38% total pendapatan pendapatannya turun 8,13% yoy menjadi Rp61,71 triliun.

Segmen agrikultur menjadi segmen dengan pertumbuhan pendapatan terbesar, yakni mencapai 40,09% yoy menjadi Rp14,45 triliun.

Sementara segmen properti menjadi segmen dengan pendapatan paling banyak turun, yakni 8,85% yoy menjadi Rp474 miliar.

Kemudian, segmen infrastruktur dan teknologi informasi sama-sama mencatatkan pertumbuhan pendapatan masing-masing meningkat 13% yoy menjadi Rp1,55 triliun dan 18,48% yoy menjadi Rp1,53 triliun.

Aset ASII tercatat Rp487,79 triliun hingga 30 Juni 2025. Liabilitas tercatat Rp209,04 triliun dan ekuitas tercatat Rp278,75 triliun pada semester pertama 2025.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Simak! Cara Gandakan Rp 10 Juta Jadi Rp 1 Miliar Lewat Investasi Saham




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

October 29, 2026
Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .