• Latest
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US0

Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100

July 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

September 24, 2026
Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

September 24, 2026
Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

September 24, 2026
Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

September 24, 2026
Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

September 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, September 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100

2 months ago
in Economy
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US0
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Jumat (24/7/2026) pagi setelah reli tajam sehari sebelumnya. Meski terkoreksi tipis, harga masih bertahan di level tinggi dan berada di jalur kenaikan mingguan dua digit di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan global.

Menurut data Refinitiv hingga pukul 09.15 WIB, harga Brent berada di US$100,25 per barel, turun 0,44% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$100,69 per barel. Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$91,71 per barel, melemah 0,52% dari posisi sehari sebelumnya di US$92,19 per barel.

Pelemahan pagi ini terjadi setelah lonjakan harga yang membawa Brent kembali ditutup di atas US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei. Secara mingguan, Brent masih naik sekitar 13,5%, sedangkan WTI menguat sekitar 10,9%.



Reli minyak dipicu meningkatnya risiko gangguan pasokan dari dua jalur pelayaran energi paling vital di dunia. Ketegangan memuncak setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengaku menyerang dua kapal tanker Saudi di Laut Merah. Serangan tersebut memicu kekhawatiran bahwa jalur Bab el-Mandeb, pintu masuk dari Laut Merah menuju Samudra Hindia, berpotensi ikut terganggu. Jalur ini merupakan koridor pengiriman minyak terpenting kedua di dunia setelah Selat Hormuz.

Situasi menjadi semakin kompleks karena Houthi sebelumnya telah mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi. Langkah tersebut diambil ketika ekspor minyak Saudi mulai dialihkan melalui jaringan pipa sebagai respons atas terganggunya Selat Hormuz. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pun menyatakan Iran akan dimintai pertanggungjawaban apabila serangan terhadap kapal-kapal tanker kembali terjadi.

Di saat bersamaan, pasokan dari Kazakhstan ikut tertekan. Kementerian Energi Kazakhstan mengumumkan perusahaan-perusahaan migas memangkas produksi sementara setelah dugaan serangan drone Ukraina memaksa terminal ekspor utama di Laut Hitam menghentikan operasi.

Gangguan tersebut berkaitan dengan penghentian aktivitas Caspian Pipeline Consortium (CPC) yang menjadi jalur utama ekspor minyak Kazakhstan. Pipa ini menangani sekitar 2% pasokan minyak mentah harian dunia. Menurut sumber industri yang dikutip Reuters, salah satu ladang minyak terbesar Kazakhstan bahkan memangkas produksi lebih dari separuh kapasitasnya.

Kombinasi ancaman terhadap Bab el-Mandeb, masih terganggunya Selat Hormuz, serta berkurangnya pasokan dari Kazakhstan membuat pelaku pasar kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak. Selama ketidakpastian di jalur distribusi utama tersebut masih berlangsung, pasar minyak diperkirakan tetap bergerak volatil dengan kecenderungan bertahan di level tinggi.

CNBC Indonesia

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .