• Latest
Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

July 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

September 24, 2026
Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

September 24, 2026
Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

September 24, 2026
Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

September 24, 2026
Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

September 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, September 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

2 months ago
in Lifestyle
Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok lebih dari 1% pada awal perdagangan Jumat (24/7/2026) di tengah derasnya aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), terutama sektor perbankan.

Sentimen eksternal berupa kebijakan tarif baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump serta lonjakan harga minyak dunia di atas US$100 per barel turut mendorong investor mengurangi eksposur pada aset berisiko.

Hingga pukul 09.10 WIB, IHSG berada di level 6.235,81 atau turun 79,50 poin (1,26%). Sebanyak 312 saham melemah, 115 saham menguat, dan 538 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp678,8 miliar dengan volume perdagangan 1,29 miliar saham dalam 107,5 ribu kali transaksi.

Tekanan terhadap IHSG didominasi sektor keuangan yang merosot 1,44%, menjadikannya sektor dengan pelemahan terdalam. Pelemahan juga terjadi pada utilitas (-0,92%), dan barang konsumsi non-primer (-0,71%). Sebaliknya, sektor properti masih mampu menguat 5,41%, disusul sektor energi (+1,09%) dan industri (+0,76%).

Dari sisi emiten, pelemahan indeks terutama dipicu aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi jumbo. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi pemberat terbesar IHSG dengan memangkas 11,97 poin indeks.

Selanjutnya disusul PT DCI Indonesia Tbk (DCII) (-8,94 poin), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) (-7,47 poin), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (-6,65 poin), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) (-6,24 poin), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) (-5,67 poin), PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (-2,95 poin), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) (-2,60 poin), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) (-2,52 poin), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) (-1,93 poin).

Tekanan pada saham-saham perbankan sudah terlihat sejak perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (23/7), investor asing membukukan jual bersih (net foreign sell) sekitar Rp920,3 miliar di pasar reguler. Aksi jual asing terkonsentrasi pada saham-saham bank jumbo, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI, sehingga tekanan terhadap sektor keuangan berlanjut pada awal perdagangan hari ini.

Dari eksternal, sentimen negatif masih mendominasi. Presiden AS Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor baru sebesar 10%-12,5% terhadap 60 mitra dagang, termasuk Indonesia.

Pada saat bersamaan, konflik di Timur Tengah kembali memanas sehingga mendorong harga minyak Brent melonjak 7% dan ditutup di US$100,69 per barel, menembus level psikologis US$100 untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir.

Lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi global kembali meningkat dan memperbesar peluang bank-bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kombinasi tekanan geopolitik, kenaikan harga energi, serta aksi jual asing pada saham-saham perbankan membuat pelaku pasar memilih bersikap hati-hati pada awal perdagangan hari ini.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .