• Latest
Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

July 7, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

September 24, 2026
Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

September 24, 2026
Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

September 24, 2026
Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

September 24, 2026
Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

September 24, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, September 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

3 months ago
in People & Culture
Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (7/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan pagi ini di zona hijau dengan menguat 0,08% atau terapresiasi ke level Rp17.970/US$.

Penguatan ini terjadi setelah pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (6/7/2026), rupiah melemah 0,22% ke level Rp17.985/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,05% ke level 100,899.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi dinamika dolar AS di pasar global.

Dolar AS bergerak stabil setelah laporan tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan pada pekan lalu meredakan ekspektasi pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat.

Sebelumnya, dolar AS mencatat kinerja mingguan terburuk sejak April. Tekanan terhadap greenback terjadi setelah data nonfarm payrolls menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS melambat tajam pada Juni.

Data tersebut, ditambah harga minyak yang lebih rendah, ikut menahan ekspektasi pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini.

Ekonomi AS hanya menambah 57.000 pekerjaan pada Juni, jauh di bawah perkiraan pasar. Sebagian ekonom menilai perlambatan penciptaan lapangan kerja yang lebih buruk dari ekspektasi kemungkinan merupakan dampak tertunda dari konflik Timur Tengah, yang sempat mendorong kenaikan harga bensin dan tekanan inflasi.

Kini, investor menanti rilis risalah rapat The Fed pada Rabu waktu setempat. Risalah pertemuan 16-17 Juni tersebut akan dicermati untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS ke depan.

Ketua The Fed Kevin Warsh sejauh ini belum banyak memberikan sinyal baru. Namun, dia sebelumnya menegaskan bahwa pihak yang memperkirakan bank sentral AS akan lebih longgar terhadap inflasi berpotensi kecewa, meskipun tekanan inflasi disebut mulai mereda.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan menantikan rilis cadangan devisa Juni 2026 pada hari ini, Selasa (7/7/2026) oleh Bank Indonesia. Sebelumnya, posisi cadangan devisa turun menjadi US$144,9 miliar akibat pembayaran utang luar negeri pemerintah dan intervensi stabilisasi rupiah.

Meski demikian, level tersebut masih dinilai sangat aman karena mampu membiayai 5,6 bulan impor. Pasar akan melihat apakah cadangan devisa kembali meningkat di tengah tekanan terhadap rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

Menyeimbangkan Perlindungan Pekerja dan Masa Depan Lapangan Kerja

September 24, 2026
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .