• Latest
Transparansi Kepemilikan, BEI Pantau Kapitaliasi Di Atas Rp 5 Triliun

Transparansi Kepemilikan, BEI Pantau Kapitaliasi Di Atas Rp 5 Triliun

October 12, 2026
BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

October 12, 2026
Solusi Menperin Sarmuji Atasi Masalah Industri Tekstil

Solusi Menperin Sarmuji Atasi Masalah Industri Tekstil

October 12, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860

October 12, 2026
Investor Miliarder Bunyikan Alarm, Ada Warning ke Pasar Saham

Investor Miliarder Bunyikan Alarm, Ada Warning ke Pasar Saham

October 12, 2026
Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS

Dari Ditolak Bank hingga 67 Juta Pengguna, Bos BI Cerita Sejarah QRIS

October 12, 2026
Awal Sesi I IHSG Dibuka Menguat 0,26% Ke 6.109

Awal Sesi I IHSG Dibuka Menguat 0,26% Ke 6.109

October 12, 2026
Perkuat Peran BI Dorong Ekonomi & Penciptaan Lapangan Kerja

Perkuat Peran BI Dorong Ekonomi & Penciptaan Lapangan Kerja

October 12, 2026
QRIS Merambah Timor Leste, Next Negara Mana? Ini Bocorannya

QRIS Merambah Timor Leste, Next Negara Mana? Ini Bocorannya

October 12, 2026
Usai IHSG Terbang 1%, Simak 5 Rekomenasi Saham Pilihan Ini

Usai IHSG Terbang 1%, Simak 5 Rekomenasi Saham Pilihan Ini

October 12, 2026
Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Cermati Data Penting Ini

Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Cermati Data Penting Ini

October 12, 2026
IHSG Melesat Di Atas 1%, Asing Borong 10 Saham Ini

IHSG Melesat Di Atas 1%, Asing Borong 10 Saham Ini

October 12, 2026
Utang RI Rp494 T per September, Strategi Pembiayaan Q4 Jadi Sorotan

Utang RI Rp494 T per September, Strategi Pembiayaan Q4 Jadi Sorotan

October 12, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 12, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Transparansi Kepemilikan, BEI Pantau Kapitaliasi Di Atas Rp 5 Triliun

2 hours ago
in Economy
Transparansi Kepemilikan, BEI Pantau Kapitaliasi Di Atas Rp 5 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali memperkuat reformasi transparansi pasar modal Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas transparansi pasar, memperkuat perlindungan investor, serta memperbaiki kualitas informasi sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

Sektertaris Perusahaan BEI Aulia Noviana Utami Putri mengatakan, penguatan tersebut dilakukan melalui pengayaan data kepemilikan saham dengan informasi yang lebih terperinci, serta perluasan cakupan metodologi Kepemilikan Saham Konsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC).

Disebutkan bahwa sisi data kepemilikan saham, BEI dan KSEI kini melengkapi data berdasarkan 39 klasifikasi dan tipe investor dengan tambahan informasi berupa kepemilikan lokal dan asing. Tambahan ini memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai struktur kepemilikan saham perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia.

“Informasi kepemilikan saham tersebut telah didistribusikan secara konsisten oleh BEI dan KSEI setiap tanggal 2 pada bulan berikutnya melalui website BEI,” tulis BEI dalam keterangannya, dikutip Senin (12/10/2026).

Selain itu, kedua regulator pasar modal juga menyempurnakan metodologi HSC dengan memperluas cakupan saham yang menjadi objek reviu.

Sebelumnya, metodologi HSC menggunakan price impact ratio untuk saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. Melalui penyempurnaan ini, cakupan pengkajian diperluas hingga saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp5 triliun.

Dengan perluasan tersebut, pemantauan terhadap konsentrasi kepemilikan dapat dilakukan pada populasi saham yang lebih luas, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi kepemilikan saham di pasar modal Indonesia.

BEI dan KSEI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penyempurnaan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dan keandalan data pasar. Upaya ini mengacu pada praktik terbaik global serta mempertimbangkan masukan dari investor dan penyedia indeks global.

Menurutnya, ketersediaan informasi yang semakin lengkap dan terperinci diharapkan dapat menjadi referensi yang lebih akurat bagi investor dalam mengambil keputusan investasi, sekaligus memperkuat kepercayaan, integritas, dan kredibilitas pasar modal Indonesia.

Masyarakat dapat mengakses data kepemilikan saham berdasarkan klasifikasi dan tipe investor, termasuk pemilahan lokal dan asing, serta informasi HSC melalui situs web BEI (www.idx.co.id).

Data kepemilikan saham perusahaan tercatat berdasarkan klasifikasi investor tersedia pada menu Perusahaan Tercatat > Data Kepemilikan Saham, sedangkan informasi High Shareholding Concentration dapat dilihat pada menu Perusahaan Tercatat > Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

BI Mau Kartu Kredit RI Lebih Berdaya, Ini Target Destry

October 12, 2026
Solusi Menperin Sarmuji Atasi Masalah Industri Tekstil

Solusi Menperin Sarmuji Atasi Masalah Industri Tekstil

October 12, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.860

October 12, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .