• Latest
Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun

Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun

June 17, 2026
Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

July 21, 2026
Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

July 21, 2026
Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

July 21, 2026
Transaksi di PFII Pakai Dolar, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah

Transaksi di PFII Pakai Dolar, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah

July 21, 2026
Kredit & DPK Beberapa Bank Negatif

Kredit & DPK Beberapa Bank Negatif

July 21, 2026
IHSG Gaspol, 9 Hari Perdagangan Beruntun Parkir di Zona Hijau

IHSG Gaspol, 9 Hari Perdagangan Beruntun Parkir di Zona Hijau

July 21, 2026
BEI Umumkan Ada 59 Emiten Berpotensi Delisting

BEI Umumkan Ada 59 Emiten Berpotensi Delisting

July 21, 2026
Kopi Kenangan Mau IPO, Incar Rp17,89 Triliun

Kopi Kenangan Mau IPO, Incar Rp17,89 Triliun

July 21, 2026
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.880

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.880

July 21, 2026
Purbaya Umumkan Panda Bond Perdana RI Terbit 23 Juli 2026

Purbaya Umumkan Panda Bond Perdana RI Terbit 23 Juli 2026

July 21, 2026
Laba PTPP Naik 196,5% Tapi Pendapatan Turun, Ini Sebabnya

Laba PTPP Naik 196,5% Tapi Pendapatan Turun, Ini Sebabnya

July 21, 2026
Siapkan Bisnis PFII, Bos Danantara Belajar dari Eks-CEO DIFC

Siapkan Bisnis PFII, Bos Danantara Belajar dari Eks-CEO DIFC

July 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, July 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun

1 month ago
in People & Culture
Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan holding makanan ritel global KFC dan Taco Bell, Yum! Brands, mengumumkan penjualan jaringan restoran pizza global Pizza Hut kepada perusahaan investasi swasta LongRange Capital dengan nilai transaksi sekitar US$1,5 miliar atau setara Rp26,62 triliun (asumsi kurs Rp17.746/US$).

Melansir CNBC, kesepakatan tersebut tidak mencakup gerai Pizza Hut di China daratan. Bisnis Pizza Hut di negara tersebut akan diakuisisi oleh Yum China dalam transaksi terpisah senilai sekitar US$1,2 miliar atau sekitar Rp21,29 triliun.

Langkah tersebut menandai berakhirnya upaya bertahun-tahun Yum untuk memperbaiki kinerja Pizza Hut yang dinilai membebani performa keuangan grup secara keseluruhan. Di Amerika Serikat, Pizza Hut telah beralih dari konsep restoran makan di tempat dan salad bar ke layanan pesan antar serta bawa pulang, namun dinilai terlambat dibandingkan para pesaingnya.

Selama bertahun-tahun, pangsa pasar Pizza Hut terus tergerus oleh rivalnya, Domino’s Pizza. Selain itu, kehadiran platform pengantaran pihak ketiga seperti DoorDash juga semakin menekan penjualan jaringan restoran pizza tersebut.

Yum sebelumnya mengumumkan pada November lalu bahwa perusahaan sedang mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk Pizza Hut. Manajemen dan dewan direksi kemudian menyimpulkan bahwa penjualan bisnis tersebut merupakan langkah terbaik untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham sekaligus memberikan struktur kepemilikan yang lebih sesuai dengan karakteristik pasar dan strategi jangka panjang Pizza Hut.

Dari dua transaksi tersebut, Yum memperkirakan akan menerima dana bersih sekitar US$2,3 miliar atau sekitar Rp37,5 triliun setelah pajak, penyesuaian transaksi, dan berbagai biaya lainnya. Nilai tersebut belum termasuk potensi tambahan pembayaran (earnout) hingga US$75 juta yang dapat diterima dari LongRange Capital sebelum 2030.

Di sisi lain, Yum memperkirakan akan mencatat beban satu kali sekitar US$85 juta sepanjang sisa tahun 2026 yang terkait dengan proses transaksi tersebut. Perseroan berencana memaparkan dampak finansial lebih rinci dalam konferensi kinerja kuartal II-2026 pada 30 Juli mendatang.

Transaksi penjualan Pizza Hut diperkirakan rampung pada kuartal III-2026 setelah memperoleh persetujuan regulator. Kabar tersebut disambut positif investor dengan saham Yum menguat hampir 2% pada perdagangan Selasa waktu setempat.

Pizza Hut didirikan oleh dua bersaudara, Dan Carney dan Frank Carney, di Wichita, Kansas pada 1958. Setahun kemudian, konsep bisnis tersebut mulai diwaralabakan dan berkembang pesat ke berbagai wilayah.

Perusahaan melantai di bursa pada 1969 dan hanya dalam dua tahun berhasil menjadi jaringan pizza terbesar di dunia. Namun, posisi tersebut akhirnya direbut Domino’s pada 2017 setelah puluhan tahun mendominasi pasar global.

Penjualan ini juga mengakhiri hubungan panjang Pizza Hut dengan KFC dan Taco Bell yang selama beberapa dekade berada dalam satu grup usaha. Awalnya, PepsiCo mengakuisisi Pizza Hut pada 1977 sebagai pintu masuk ke bisnis restoran sebelum kemudian membeli Taco Bell dan KFC.

Pada 1997, PepsiCo memisahkan unit bisnis restorannya menjadi perusahaan tersendiri bernama Tricon Global Restaurants yang kemudian berganti nama menjadi Yum! Brands. Sejak saat itu, Pizza Hut, KFC, dan Taco Bell berkembang di bawah satu payung korporasi hingga keputusan penjualan yang diumumkan tahun ini.

Berdasarkan dokumen regulator, hingga akhir 2025 Pizza Hut mengoperasikan hampir 20.000 gerai di 108 negara dan wilayah. Jaringan tersebut membukukan penjualan sistem tahunan sebesar US$12,8 miliar, dengan Amerika Serikat sebagai pasar terbesar yang menyumbang sekitar 40% penjualan, disusul China dengan kontribusi sekitar 20%.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

July 21, 2026
Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

July 21, 2026
Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

July 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .