• Latest
Rusia Sahkan UU Baru, Bank Sentral hingga Bank Bisa Tembak Jatuh Drone

Rusia Sahkan UU Baru, Bank Sentral hingga Bank Bisa Tembak Jatuh Drone

May 27, 2026
IHSG Tinggalkan Level 5.000, Akhir Sesi I Anjlok 5,05%

IHSG Tinggalkan Level 5.000, Akhir Sesi I Anjlok 5,05%

October 19, 2026
IHSG Dihantui MSCI, Bisa Jatuh ke Level 3.000-an?

IHSG Dihantui MSCI, Bisa Jatuh ke Level 3.000-an?

October 19, 2026
Usai Kena Sanksi OJK, BREN, CUAN, dan DSSA Buyback Saham Total Rp2,5 T

Usai Kena Sanksi OJK, BREN, CUAN, dan DSSA Buyback Saham Total Rp2,5 T

October 19, 2026
Video; Racikan MI Hadapi Isu MSCI, Duit Investor Lari ke Mana?

Video; Racikan MI Hadapi Isu MSCI, Duit Investor Lari ke Mana?

October 19, 2026
Direktur Borong 1,1 Juta Saham BBRI di Harga Rp2.700

Direktur Borong 1,1 Juta Saham BBRI di Harga Rp2.700

October 19, 2026
Direktur Borong 1,1 Juta Saham BBRI di Harga Rp2.700

Direktur Borong 1,1 Juta Saham BBRI di Harga Rp2.700

October 19, 2026
Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun

Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun

October 19, 2026
IHSG Sentuh Level 4.900-Batas Jadi ARB 7%

IHSG Sentuh Level 4.900-Batas Jadi ARB 7%

October 19, 2026
IHSG Kebakaran! Sentuh Level 4.900-Batas Jadi ARB 7%

IHSG Kebakaran! Sentuh Level 4.900-Batas Jadi ARB 7%

October 19, 2026
Saham ARB Usai Disorot OJK Soal IPO, CUAN Siapkan Rp500 M Buat Buyback

Saham ARB Usai Disorot OJK Soal IPO, CUAN Siapkan Rp500 M Buat Buyback

October 19, 2026
22 Investor Kompak Jual, Pengendali Baru MBSS Kuasai 90,09% Saham

22 Investor Kompak Jual, Pengendali Baru MBSS Kuasai 90,09% Saham

October 19, 2026
IHSG Masih Babak Belur Hadapi MSCI, Ada Pesan Singkat dari OJK

IHSG Masih Babak Belur Hadapi MSCI, Ada Pesan Singkat dari OJK

October 19, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 19, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rusia Sahkan UU Baru, Bank Sentral hingga Bank Bisa Tembak Jatuh Drone

5 months ago
in Lifestyle
Rusia Sahkan UU Baru, Bank Sentral hingga Bank Bisa Tembak Jatuh Drone
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rusia telah mengesahkan undang-undang yang mengizinkan bank sentral dan lembaga keuangan lainnya untuk menangkis serangan pesawat tak berawak atau drone dengan sistem pertahanan mereka sendiri, seiring negara tersebut berjuang untuk mempertahankan diri dari serangan Ukraina.

Melansir CNBC Internasional, undang-undang tersebut disahkan oleh Parlemen Rusia pada hari Selasa (26/5/2026). Beleid itu memungkinkan staf di bank sentral Rusia untuk dipersenjatai dan mengoperasikan sistem yang digunakan untuk menjatuhkan serangan pesawat tak berawak (UAV atau drone) tanpa melibatkan pasukan khusus.

Militer Ukraina semakin memilih serangan drone jarak jauh, sehingga memperluas kemampuan Rusia untuk mempertahankan wilayah udaranya yang luas. Bank terbesar Rusia, Sberbank, Asosiasi Pengumpulan Uang Tunai Rusia, dan Layanan Pos Khusus, yang menangani pengiriman surat-menyurat rahasia dan sangat rahasia negara, termasuk di antara lembaga lain yang diizinkan untuk mengawasi operasi pertahanan drone mereka sendiri.

Karyawan akan “diberdayakan untuk mencegah pengoperasian kendaraan udara tak berawak, kapal dan peralatan bawah air dan permukaan, kendaraan tak berawak, dan sistem tak berawak otomatis lainnya,” dikutip Rabu (25/5/2026).

Hak ini dapat digunakan untuk menangkis serangan terhadap fasilitas yang dilindungi, kata laporan itu, atau untuk menangkis ancaman serangan terhadap karyawan atau orang lain yang berada di lokasi tersebut. Serangan dapat digagalkan dengan mengganggu atau mengubah sinyal kendali jarak jauh drone, mengganggu panel kontrolnya, dan merusak atau menghancurkan drone.

Baik Rusia maupun Ukraina membantah secara sengaja menargetkan infrastruktur sipil sebagai bagian dari perang yang sedang berlangsung, yang dimulai pada Februari 2022. Namun, telah terjadi beberapa serangan terhadap infrastruktur dan fasilitas penting di kedua negara, yang juga menjadi sasaran perang siber.

Ketua Komite Pasar Keuangan Duma Negara Anatoly Aksakov mengatakan kepada Radio RBC bahwa sistem pertahanan anti-drone akan ditempatkan di dekat fasilitas utama dan karyawan akan diberikan senjata.

“Pertama, pengacakan akan digunakan untuk mempersulit [UAV] menargetkan dan menyerang target yang relevan, … Selain itu, kami juga akan menggunakan cara untuk menembak jatuh drone ini, sehingga melindungi target yang relevan,” katanya, menambahkan bahwa lembaga-lembaga akan membayar sendiri sistem pertahanan drone tersebut.

“Jika itu bank sentral, maka bank sentral akan membayar; jika itu Sberbank, maka Sberbank akan membayar,” kata Aksakov seperti dikutip CNBC International, Rabu (27/5/2026).

Dengan fokus AS pada operasi militernya sendiri melawan Iran, upaya untuk membawa Moskow dan Kyiv ke meja perundingan untuk pembicaraan perdamaian tampaknya telah terhenti karena skala konflik tampaknya telah meningkat.

(miq/miq)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Tinggalkan Level 5.000, Akhir Sesi I Anjlok 5,05%

IHSG Tinggalkan Level 5.000, Akhir Sesi I Anjlok 5,05%

October 19, 2026
IHSG Dihantui MSCI, Bisa Jatuh ke Level 3.000-an?

IHSG Dihantui MSCI, Bisa Jatuh ke Level 3.000-an?

October 19, 2026
Usai Kena Sanksi OJK, BREN, CUAN, dan DSSA Buyback Saham Total Rp2,5 T

Usai Kena Sanksi OJK, BREN, CUAN, dan DSSA Buyback Saham Total Rp2,5 T

October 19, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .