• Latest
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

August 24, 2026
Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Senilai Rp999,4 Juta

Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Senilai Rp999,4 Juta

October 30, 2026
Bank Sentral Jepang BOJ Tahan Suku Bunga 1,25%

Bank Sentral Jepang BOJ Tahan Suku Bunga 1,25%

October 30, 2026
Rupiah Menguat Jadi Rp 18.120 per Dolar AS

Rupiah Menguat Jadi Rp 18.120 per Dolar AS

October 30, 2026
Inflasi Tembus Level Tertinggi Dalam 3 Tahun, ECB Tahan Suku Bunga

Inflasi Tembus Level Tertinggi Dalam 3 Tahun, ECB Tahan Suku Bunga

October 30, 2026
Christine Lagarde Mundur Dari Presiden ECB Mulai 7 Februari 2027

Christine Lagarde Mundur Dari Presiden ECB Mulai 7 Februari 2027

October 30, 2026
Harga Timah Melonjak, TINS Cetak Laba Rp4,12 Triliun

Harga Timah Melonjak, TINS Cetak Laba Rp4,12 Triliun

October 30, 2026
IHSG Melemah Terus, Analis Beberkan Penyebabnya

IHSG Melemah Terus, Analis Beberkan Penyebabnya

October 30, 2026
Ada Fenomena Baru di Wall Street: Cash is The King

Ada Fenomena Baru di Wall Street: Cash is The King

October 30, 2026
Laba Bayan (BYAN) Naik 12,24% Meski Pendapatan Tipis, Ini Sebabnya

Laba Bayan (BYAN) Naik 12,24% Meski Pendapatan Tipis, Ini Sebabnya

October 30, 2026
Amman Mineral (AMMN) Catat Laba US0 Juta di Kuartal III-2026

Amman Mineral (AMMN) Catat Laba US$880 Juta di Kuartal III-2026

October 30, 2026
Duit Bukalapak Rp12,9 T Parkir di Valas, Ini Penjelasan Manajemen

Duit Bukalapak Rp12,9 T Parkir di Valas, Ini Penjelasan Manajemen

October 30, 2026
IHSG Ditutup 1,29% Asing Masuk Rp253,09 M, 10 Saham Ini Diborong

IHSG Ditutup 1,29% Asing Masuk Rp253,09 M, 10 Saham Ini Diborong

October 30, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 30, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

2 months ago
in Market
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan awal pekan dengan bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif mata uang Garuda dalam tiga perdagangan sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Senin (24/8/2026), rupiah terapresiasi 0,03% ke posisi Rp17.680/US$.

Pada perdagangan Jumat (21/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,31% ke level Rp17.685/US$. Posisi tersebut menjadi penutupan terkuat rupiah sejak 22 Mei 2026.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 98,834.


Pergerakan rupiah hari ini masih akan diwarnai dinamika eksternal, terutama tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS, ketegangan di Timur Tengah, dan penantian terhadap arah kebijakan The Federal Reserve (The Fed).

Pada perdagangan Jumat, yield Treasury tenor 10 tahun naik ke 4,738%, sedangkan tenor 30 tahun mencapai 5,276%. Tingginya imbal hasil obligasi AS dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar dan membatasi ruang penguatan rupiah.

Pasar juga mencermati rencana sanksi baru AS terhadap Iran serta menantikan simposium tahunan The Fed di Jackson Hole pada pekan ini.

Dari dalam negeri, defisit transaksi berjalan Indonesia pada kuartal II-2026 membengkak menjadi US$12,49 miliar, dari US$3,58 miliar pada kuartal sebelumnya. Pelebaran tersebut terutama dipicu kenaikan defisit perdagangan migas dan penurunan surplus perdagangan nonmigas.

Kepala Ekonom Bank Danamon Irman Faiz menilai pelebaran defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) akan membatasi ruang penguatan rupiah.

Semakin besar defisit transaksi berjalan, semakin tinggi pula kebutuhan Indonesia terhadap aliran dana asing untuk menutup kebutuhan pembiayaan eksternal. Kondisi tersebut membuat rupiah rentan mengalami gejolak.

Menurut Irman, level Rp18.000/US$ masih mungkin kembali diuji apabila tekanan global meningkat atau aliran modal asing tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan tersebut.

“Baseline kami masih melihat USD/IDR akhir tahun di kisaran Rp17.900-18.150, sehingga Rp18.000 bukan merupakan tail-risk scenario, tetapi masih berada dalam range fundamental kami,” tuturnya.

Pasar juga akan mencermati proses pemilihan Gubernur Bank Indonesia (BI). Komisi XI DPR dijadwalkan menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Gubernur BI Destry Damayanti pada Rabu (26/8/2026).

Kepastian mengenai kepemimpinan BI menjadi perhatian pasar karena berkaitan dengan kesinambungan kebijakan moneter dan stabilitas rupiah.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Senilai Rp999,4 Juta

Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Senilai Rp999,4 Juta

October 30, 2026
Bank Sentral Jepang BOJ Tahan Suku Bunga 1,25%

Bank Sentral Jepang BOJ Tahan Suku Bunga 1,25%

October 30, 2026
Rupiah Menguat Jadi Rp 18.120 per Dolar AS

Rupiah Menguat Jadi Rp 18.120 per Dolar AS

October 30, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .