
Jakarta, CNBC Indonesia – BP BUMN dan BPI Danantara menyusun arah transformasi perusahaan pelat merah melalui peta strategi lima tahun ke depan. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat internal bersama Danantara Asset Management (DAM).
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria mengatakan, peta strategi 5 tahun tersebut disusun secara bertahap, dimulai dengan konsolidasi dan restrukturisasi, dilanjutkan dengan penguatan people development dan corporate culture, percepatan inovasi serta pemanfaatan teknologi, penciptaan nilai (value creation) melalui aksi korporasi dan kemitraan strategis, hingga pencapaian target kinerja global.
Pembahasan difokuskan pada tahapan implementasi transformasi, penyelarasan prioritas di setiap fase, serta strategi memastikan seluruh BUMN bergerak dalam satu arah menuju tata kelola yang lebih modern dan berorientasi pada penciptaan nilai.
“Setiap tema ini akan turun ke seluruh perusahaan BUMN. Tema konsolidasi, people development, corporate culture, innovation, hingga value creation harus menjadi arah bersama,” ujar Dony, dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Melalui roadmap tersebut, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen mempercepat transformasi BUMN secara menyeluruh, mulai dari penguatan fundamental bisnis, pengembangan talenta, pemanfaatan teknologi, hingga peningkatan daya saing global.
Melalui tahapan tersebut, BP BUMN bersama Danantara menargetkan lahirnya BUMN Indonesia yang semakin tangguh, berdaya saing tinggi, dan mampu bersaing di tingkat dunia, termasuk masuk dalam jajaran Fortune 500.
“Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan BUMN yang lebih efisien, inovatif, serta memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
(ayh/ayh)

















