• Latest
Destry Bongkar Alasan BI Tahan Suku Bunga 5,75%: Inflasi Masih Jinak

Destry Bongkar Alasan BI Tahan Suku Bunga 5,75%: Inflasi Masih Jinak

September 28, 2026
Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!

Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!

September 28, 2026
Anak Konglomerat Keluarga Bakrie Ini Borong Saham BRMS 750.500 Saham

Anak Konglomerat Keluarga Bakrie Ini Borong Saham BRMS 750.500 Saham

September 28, 2026
Dihadap DPR Destry Ungkap Arah Kebijakan BI di Era Higher for Longer

Dihadap DPR Destry Ungkap Arah Kebijakan BI di Era Higher for Longer

September 28, 2026
Indosat (ISAT) Rombak Transaksi Fiber Optik, Ada Cuan Rp1,64 Triliun

Indosat (ISAT) Rombak Transaksi Fiber Optik, Ada Cuan Rp1,64 Triliun

September 28, 2026
Kuras Cadev, BI Kurangi Intervensi Rupiah di Pasar Spot! Sisa 30%

Kuras Cadev, BI Kurangi Intervensi Rupiah di Pasar Spot! Sisa 30%

September 28, 2026
Investor Asing Net Sell Rp129 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Investor Asing Net Sell Rp129 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

September 28, 2026
BI Genjot Kredit Perbankan, Insentif Likuiditas Tembus Rp461 T

BI Genjot Kredit Perbankan, Insentif Likuiditas Tembus Rp461 T

September 28, 2026
BI Klaim Likuiditas Pasar Uang Membaik, SRBI Susut & IndONIA Turun

BI Klaim Likuiditas Pasar Uang Membaik, SRBI Susut & IndONIA Turun

September 28, 2026
Bikin Happy, Limit Kartu Kredit Warganet Kembali Usai Lapor ke DANA

Bikin Happy, Limit Kartu Kredit Warganet Kembali Usai Lapor ke DANA

September 28, 2026
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 6.181, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Anjlok ke Level 6.181, Ini Penyebabnya

September 28, 2026
Sebab Rupiah Melemah & Berpotensi Tembus Rp 18.000/USD

Sebab Rupiah Melemah & Berpotensi Tembus Rp 18.000/USD

September 28, 2026
Emiten IRSX Angkat Istri Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama

Emiten IRSX Angkat Istri Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama

September 28, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 28, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Destry Bongkar Alasan BI Tahan Suku Bunga 5,75%: Inflasi Masih Jinak

42 minutes ago
in Lifestyle
Destry Bongkar Alasan BI Tahan Suku Bunga 5,75%: Inflasi Masih Jinak
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengungkap alasan di balik keputusan mempertahankan suku bunga acuannya, BI Rate, di level 5,75% pada September 2026. Di tengah berbagai tekanan global dan gejolak pasar keuangan, bank sentral menilai inflasi masih berada dalam kondisi yang terkendali sehingga belum memerlukan respons berupa kenaikan suku bunga.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan setiap keputusan suku bunga selalu didasarkan pada asesmen menyeluruh, termasuk analisis tekanan (stress analysis) terhadap dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Kami melakukan assessment, kami juga melakukan stress analysis. Kami melihat setiap dampak kenaikan BI Rate maupun pergerakan rupiah terhadap pertumbuhan ekonomi seperti apa,” kata Destry, dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (28/9/2026).

Menurut Destry, pertimbangan utama BI dalam menentukan arah kebijakan moneter tetap mengacu pada inflasi sebagai jangkar kebijakan (anchor). Dari hasil evaluasi terbaru, BI menilai tekanan inflasi masih berada dalam batas yang nyaman.

“Kenapa BI tidak menaikkan suku bunga? Karena anchor kami adalah inflasi. Saat ini kami masih merasa nyaman dengan kondisi inflasi,” ujar Destry.

Ia menjelaskan bahwa inflasi inti (core inflation), yang menjadi indikator penting untuk melihat tekanan harga dari sisi permintaan, masih berada di sekitar level 2%.

Sementara itu, inflasi umum (headline inflation) tercatat mencapai 3,19%. Menurut BI, kenaikan inflasi tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh komponen harga pangan bergejolak (volatile food), bukan karena meningkatnya tekanan permintaan di dalam negeri.

Karena itu, BI menilai respons kebijakan tidak cukup hanya melalui instrumen suku bunga. Pengendalian inflasi pangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga otoritas terkait lainnya.

“Kita lihat ternyata komponen volatile food inflation. BI tidak bisa sendirian. Ini mengapa ke depan koordinasi itu is a must,” kata Destry.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!

Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!

September 28, 2026
Anak Konglomerat Keluarga Bakrie Ini Borong Saham BRMS 750.500 Saham

Anak Konglomerat Keluarga Bakrie Ini Borong Saham BRMS 750.500 Saham

September 28, 2026
Dihadap DPR Destry Ungkap Arah Kebijakan BI di Era Higher for Longer

Dihadap DPR Destry Ungkap Arah Kebijakan BI di Era Higher for Longer

September 28, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .