• Latest
IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00

IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00

June 4, 2026
Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

October 15, 2026
IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

October 15, 2026
Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

October 15, 2026
Dolar AS Strong & Minyak Memanas, BI Mati-matian Jaga Rupiah

Dolar AS Strong & Minyak Memanas, BI Mati-matian Jaga Rupiah

October 15, 2026
Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.900

Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.900

October 15, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,44% di Awal Sesi I

IHSG Dibuka Melemah 0,44% di Awal Sesi I

October 15, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,29% ke Level 5.948

IHSG Ditutup Menguat 0,29% ke Level 5.948

October 15, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,29%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Naik 0,29%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 15, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,29%, Simak 5 Pilihan Saham Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,29%, Simak 5 Pilihan Saham Hari Ini

October 15, 2026
Bursa Asia Berguguran, Kospi Anjlok 5,6%

Bursa Asia Berguguran, Kospi Anjlok 5,6%

October 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00

4 months ago
in Lifestyle
IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi signifikan menjelang pukul 15.00 WIB perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026).

Pada awal perdaganganIHSG sempat turun 5% ke level 5.644,23. Kemudian pada akhir sesi 1, IHSG turun 3,48% ke level 5.734,26.

Menjelang pukul 15.00 WIB, IHSG memangkas koreksi dengan signifikan hingga akhirnya menutup perdagangan di level 5.839,78 atau -1,7%. 

Sebanyak 651 emiten di zona merah, 116 naik, dan 192 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 25,11 triliun, melibatkan 35,5 miliar saham dalam 2,24 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar bertengger di level Rp 10.263 triliun. 

Mengutip Refinitiv, pemberat utama IHSG hari ini adalah Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang memiliki bobot -14,11 poin. Kemudian diikuti oleh Bank Central Asia (BBCA) -9,37 poin dan Barito Pacific (BRPT) -8,44 poin. 

Di sisi lain, Sinar Mas Multiartha (SMMA) menjadi penopang utama IHSG dengan kontribusi 7,11 poin. Lalu diikuti oleh Amman Mineral Internasional (AMMN) 5,77 poin dan Telkom Indonesia (TLKM) 5,22 poin.  

Sementara itu, investor asing mencatatkan aksi beli bersih di tengah tekanan besar yang menghantam pasar saham domestik. Pada perdagangan sesi I investor asing membukukan net buy sebesar Rp179 miliar, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dalam tekanan berat.

Data perdagangan menunjukkan asing membukukan total beli Rp6,1 triliun dan jual Rp5,9 triliun, sehingga menghasilkan net buy Rp179 miliar.

Adapun penurunan indeks secara berkelanjutan ini mengonfirmasi bahwa IHSG telah terperosok kembali dan menyentuh level terendah dalam satu tahun terakhir.

Koreksi lanjutan pada indeks acuan ini masih dipicu oleh akumulasi sentimen makroekonomi dan institusional yang belum mereda. Efek dari penurunan prospek (outlook) Danantara Investment Management pada hari sebelumnya terus memberikan tekanan pada preferensi risiko investor institusional.

Tekanan di pasar ekuitas ini berjalan beriringan dengan depresiasi nilai tukar Rupiah yang kini telah menembus level psikologis baru, yakni di angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.

Tingkat kerentanan bursa saham saat ini berada pada fase yang krusial, mengingat publikasi pemeringkatan dari S&P Global Ratings-yang rumornya telah memicu aksi jual-belum dirilis secara resmi. Di samping itu, volatilitas pasar juga didorong oleh sikap antisipatif investor menjelang dua agenda penting dari MSCI.

Lembaga penyedia indeks global tersebut dijadwalkan akan mempublikasikan Market Accessibility Review pada tanggal 19 Juni, yang kemudian akan disusul oleh pengumuman Classification Review pada tanggal 24 Juni.

Risiko yang mengiringi potensi penyesuaian evaluasi dan klasifikasi dari MSCI tersebut secara logis mendorong investor, khususnya pemodal asing, untuk mempercepat langkah mitigasi dengan mengurangi eksposur aset berisiko di pasar modal Indonesia sebelum pengumuman dilakukan.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa hingga saat ini status Indonesia di indeks MSCI masih berada dalam kategori emerging market. Penegasan ini disampaikan untuk menjawab kabar yang beredar di pasar mengenai dugaan penurunan status Indonesia menjadi frontier market oleh MSCI.
Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengimbau investor untuk selalu mengambil keputusan investasi berdasarkan informasi yang akurat. Menurutnya kabar yang beredar mengenai status Indonesia di MSCI merupakan informasi yang salah.

“Kemarin kita ikuti bersama ada informasi yang tidak akurat beredar di pasar terkait dengan tangkapan layar. Seolah-olah ada pengumuman MSCI bahwa Indonesia ditempatkan di frontier market. Yang ternyata itu adalah informasi yang salah,” tegas Jeffrey kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, Kamis, (4/6/2026).

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

October 15, 2026
IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .