• Latest
IHSG Longsor Lagi, Turun 1,23% ke Level 6.130 Jelang Libur Panjang

IHSG Longsor Lagi, Turun 1,23% ke Level 6.130 Jelang Libur Panjang

May 26, 2026
BEI Sebut ARB 7% Efektif Redam Kepanikan Investor Saham

BEI Sebut ARB 7% Efektif Redam Kepanikan Investor Saham

October 19, 2026
Bos Bursa Bakal Bertemu MSCI Nanti Sore, Ini yang Bakal Dibahas

Bos Bursa Bakal Bertemu MSCI Nanti Sore, Ini yang Bakal Dibahas

October 19, 2026
Jika Standalone Market, RI Dianggap Asing Tak Layak Investasi

Jika Standalone Market, RI Dianggap Asing Tak Layak Investasi

October 19, 2026
Selain BREN dan CUAN, Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Buyback Rp 1 T

Selain BREN dan CUAN, Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Buyback Rp 1 T

October 19, 2026
Dulu Dijatuhkan MSCI, Kini Bursa Ini Bangkit & Jadi Developed Market

Dulu Dijatuhkan MSCI, Kini Bursa Ini Bangkit & Jadi Developed Market

October 19, 2026
Jika RI Turun ke Standalone Market, Bos MI Ungkap Risikonya!

Jika RI Turun ke Standalone Market, Bos MI Ungkap Risikonya!

October 19, 2026
IHSG Tinggalkan Level 5.000, Akhir Sesi I Anjlok 5,05%

IHSG Tinggalkan Level 5.000, Akhir Sesi I Anjlok 5,05%

October 19, 2026
IHSG Dihantui MSCI, Bisa Jatuh ke Level 3.000-an?

IHSG Dihantui MSCI, Bisa Jatuh ke Level 3.000-an?

October 19, 2026
Usai Kena Sanksi OJK, BREN, CUAN, dan DSSA Buyback Saham Total Rp2,5 T

Usai Kena Sanksi OJK, BREN, CUAN, dan DSSA Buyback Saham Total Rp2,5 T

October 19, 2026
Video; Racikan MI Hadapi Isu MSCI, Duit Investor Lari ke Mana?

Video; Racikan MI Hadapi Isu MSCI, Duit Investor Lari ke Mana?

October 19, 2026
Direktur Borong 1,1 Juta Saham BBRI di Harga Rp2.700

Direktur Borong 1,1 Juta Saham BBRI di Harga Rp2.700

October 19, 2026
Direktur Borong 1,1 Juta Saham BBRI di Harga Rp2.700

Direktur Borong 1,1 Juta Saham BBRI di Harga Rp2.700

October 19, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 19, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Longsor Lagi, Turun 1,23% ke Level 6.130 Jelang Libur Panjang

5 months ago
in Lifestyle
IHSG Longsor Lagi, Turun 1,23% ke Level 6.130 Jelang Libur Panjang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan Selasa (26/5/2026), melanjutkan tekanan setelah sehari sebelumnya sempat menguat.

Pada akhir perdagangan sesi kedua, IHSG turun 76,16 poin atau 1,23% ke posisi 6.130,19. Indeks sempat bergerak di rentang 6.124,79 hingga 6.286,87.

Nilai transaksi perdagangan sesi pertama tercatat sebesar Rp 18,1 triliun dengan volume 24,88 miliar saham dan frekuensi 1,96 juta kali transaksi.

Sebanyak 241 saham tercatat menguat, 447 melemah, dan 133 bergerak stagnan.

Mayoritas sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dibukukan sektor konsumer primer, properti dan finansial.

Secara spesifik, emiten yang paling menekan kinerja IHSG hari ini adalah emiten blue chip kapitalisasi pasar jumbo, termasuk Astra International (ASII) dengan sumbangsih pelemahan 18,95 poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -15,68 poin dan Bank Central Asia (BBCA) -11,71 poin.

Adapun pasar keuangan Indonesia hari ini diperkirakan akan banyak dibayangi sentimen wait and see mengingat adanya libur panjang Idul Adha. Pasar keuangan akan ditutup pada Rabu dan Kamis sebelum dibuka lagi pada Jumat.

Sementara itu, negosiasi AS-Iran di Doha untuk mengakhiri perang tiga bulan mulai menunjukkan kemajuan, termasuk pembahasan pembukaan kembali Selat Hormuz dan isu nuklir Iran. Namun, Washington dan Teheran masih belum yakin kesepakatan dapat tercapai dalam waktu dekat.

Optimisme pasar membuat harga minyak anjlok, dengan Brent turun 7% ke US$96,14 per barel dan WTI melemah lebih dari 6% ke US$90,30 per barel.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran berjalan baik, tetapi memperingatkan AS bisa kembali menyerang jika negosiasi gagal. Sementara itu, Menlu AS Marco Rubio menegaskan diplomasi masih menjadi prioritas utama.

Di sisi lain, Israel tetap meningkatkan serangan terhadap Hezbollah di Lebanon, sementara Iran mengklaim berhasil menembak jatuh drone siluman di kawasan Teluk Persia. Ketegangan kawasan sebelumnya sempat memicu lonjakan harga minyak dan gangguan pelayaran di Selat Hormuz.

Bursa Asia bergerak variatif pada perdagangan pagi ini seiring dengan meningkatnya optimisme investor terhadap potensi kemajuan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Indeks utama Korea Selatan mencetak rekor baru dengan melesat ke level tertinggi sepanjang masa di 8.094,90.

Sementara itu, indeks saham lapis kecil Kosdaq turut menguat 2,12%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,18% setelah sehari sebelumnya menembus level psikologis 65.000 untuk pertama kalinya.

Indeks Topix juga melemah 0,36% di tengah aksi ambil untung investor, sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,17% pada awal perdagangan.

Futures indeks Hang Seng Hong Kong juga bergerak lebih rendah.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BEI Sebut ARB 7% Efektif Redam Kepanikan Investor Saham

BEI Sebut ARB 7% Efektif Redam Kepanikan Investor Saham

October 19, 2026
Bos Bursa Bakal Bertemu MSCI Nanti Sore, Ini yang Bakal Dibahas

Bos Bursa Bakal Bertemu MSCI Nanti Sore, Ini yang Bakal Dibahas

October 19, 2026
Jika Standalone Market, RI Dianggap Asing Tak Layak Investasi

Jika Standalone Market, RI Dianggap Asing Tak Layak Investasi

October 19, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .