• Latest
Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

October 23, 2026
Program ‘1 Orang 1 Rekening’ Prabowo Masih Tunggu Aturan

Program ‘1 Orang 1 Rekening’ Prabowo Masih Tunggu Aturan

October 23, 2026
Bos OJK Ungkap Strategi Cegah Rekening Program Rp50 Ribu Jadi Dormant

Bos OJK Ungkap Strategi Cegah Rekening Program Rp50 Ribu Jadi Dormant

October 23, 2026
Mendagri Bilang 50 Juta Warga RI Tak Punya Rekening, Gimana Nasibnya?

Mendagri Bilang 50 Juta Warga RI Tak Punya Rekening, Gimana Nasibnya?

October 23, 2026
Selain Buyback, Bank Mandiri Bagi Dividen Rp50,63 T

Selain Buyback, Bank Mandiri Bagi Dividen Rp50,63 T

October 23, 2026
Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp18.050

Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp18.050

October 23, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,18% ke Level 5.397

IHSG Dibuka Menguat 0,18% ke Level 5.397

October 23, 2026
IHSG Sukses Parkir di Zona Hijau, Simak 5 Pilihan Saham Hari Ini

IHSG Sukses Parkir di Zona Hijau, Simak 5 Pilihan Saham Hari Ini

October 23, 2026
BRI (BBRI) Umumkan Lanjut Buyback Saham, Siapkan Rp1 Triliun

BRI (BBRI) Umumkan Lanjut Buyback Saham, Siapkan Rp1 Triliun

October 23, 2026
Kami Jaga Fiskal, BI Urus Moneter

Kami Jaga Fiskal, BI Urus Moneter

October 23, 2026
IHSG Ditutup Menguat, 10 Saham Ini Diborong Asing

IHSG Ditutup Menguat, 10 Saham Ini Diborong Asing

October 23, 2026
IHSG Parkir di Zona Hijau, Tapi 10 Saham Ini Dibuang Asing

IHSG Parkir di Zona Hijau, Tapi 10 Saham Ini Dibuang Asing

October 23, 2026
SBN Ritel Bidik Rp141 T Tahun Ini, ST017 Jadi Kesempatan Terakhir

SBN Ritel Bidik Rp141 T Tahun Ini, ST017 Jadi Kesempatan Terakhir

October 22, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 23, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

59 minutes ago
in Economy
Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Jumat (23/10/2026), seiring kekhawatiran terhadap besarnya belanja kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang menekan saham teknologi Amerika Serikat (AS).

Pelemahan tersebut terjadi setelah sektor teknologi AS terkoreksi tajam pada perdagangan sebelumnya, dengan investor mencermati kebutuhan pendanaan untuk pengembangan infrastruktur AI.

Mengutip CNBC International, indeks Kospi Korea Selatan turun 2,42%, sedangkan Nikkei 225 Jepang melemah 0,49%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,21%.

Saham teknologi AS tertekan setelah kekhawatiran terhadap belanja AI menyeret sektor tersebut turun sekitar 3% pada perdagangan Kamis. Nvidia anjlok 4,4%, Alphabet melemah 3,2%, sedangkan Advanced Micro Devices (AMD) merosot 8,1%.

CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan bahwa ketersediaan modal untuk pengembangan AI mulai menjadi tantangan di tengah tingginya kebutuhan pendanaan. Menurut dia, permintaan modal jauh lebih besar dibandingkan ketersediaan dana, khususnya pada segmen neocloud yang menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur AI.

Presiden Yardeni Research Ed Yardeni menyebut perdagangan saham terkait AI telah memasuki wilayah gelembung atau bubble, tetapi menurutnya pengurangan tekanan pada valuasi tidak selalu berdampak buruk. Ia menilai koreksi pada saham AI tidak akan serta-merta memicu masalah bagi perekonomian, seraya menyoroti pasar obligasi sebagai pesaing saham dalam memperebutkan alokasi modal.

Di pasar obligasi AS, imbal hasil Treasury tenor 10 tahun turun 18,5 basis poin menjadi 4,961% pada perdagangan Kamis, seiring meningkatnya minat terhadap aset yang dianggap aman. Imbal hasil obligasi tenor 30 tahun turun 15 basis poin, sementara tenor dua tahun terkoreksi 17,5 basis poin.

Di sisi lain, harga minyak mentah Brent melonjak setelah muncul laporan bahwa AS dan Israel tengah menyusun rencana serangan baru terhadap Iran di tengah konflik regional yang berlangsung sejak akhir Februari. Harga Brent naik 4% dan ditutup pada US$113,17 per barel, menjadi level penutupan tertinggi sejak Mei.

Di pasar saham AS, indeks S&P 500 menuju kenaikan tipis kurang dari 0,1% sepanjang pekan, sedangkan Nasdaq tercatat turun 0,5%. Dow Jones Industrial Average berada di jalur penguatan 1,7% selama periode yang sama.

Dari sisi ekonomi, pelaku pasar akan mencermati rilis final indeks sentimen konsumen University of Michigan. Data tersebut akan menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor untuk menilai kondisi kepercayaan konsumen AS.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Program ‘1 Orang 1 Rekening’ Prabowo Masih Tunggu Aturan

Program ‘1 Orang 1 Rekening’ Prabowo Masih Tunggu Aturan

October 23, 2026
Bos OJK Ungkap Strategi Cegah Rekening Program Rp50 Ribu Jadi Dormant

Bos OJK Ungkap Strategi Cegah Rekening Program Rp50 Ribu Jadi Dormant

October 23, 2026
Mendagri Bilang 50 Juta Warga RI Tak Punya Rekening, Gimana Nasibnya?

Mendagri Bilang 50 Juta Warga RI Tak Punya Rekening, Gimana Nasibnya?

October 23, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .