• Latest
Terungkap, Ini Penyebab IHSG Amblas 1,58%

Terungkap, Ini Penyebab IHSG Amblas 1,58%

June 4, 2026
Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

October 15, 2026
Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

October 15, 2026
Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

October 15, 2026
Bisnis Hilirisasi Antam (ANTM) Melesat, Ini Buktinya

Bisnis Hilirisasi Antam (ANTM) Melesat, Ini Buktinya

October 15, 2026
BSI (BRIS) Bidik Kantor Cabang Jeddah Buka Januari 2027

BSI (BRIS) Bidik Kantor Cabang Jeddah Buka Januari 2027

October 15, 2026
Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

October 15, 2026
100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

October 15, 2026
Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

October 15, 2026
Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

October 15, 2026
Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

October 15, 2026
Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

October 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Terungkap, Ini Penyebab IHSG Amblas 1,58%

4 months ago
in People & Culture
Terungkap, Ini Penyebab IHSG Amblas 1,58%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini, Kamis (4/6/2026) tercatat melemah 3,02% ke level 5.760,33. 

Pada awal perdagangan, IHSG sudah dibuka melemah di level 5.919,57. Namun tekanan jual kembali mendominasi sehingga indeks turun lebih dalam ke posisi 5.874,70 atau melemah 66,37 poin (-1,12%). Pada perdagangan pagi ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.924,51 dan terendah di 5.873,00.

Tekanan di pasar juga kembali memangkas kapitalisasi pasar Bursa menjadi Rp10.311 triliun.

Sebagai catatan, pada perdagangan sebelumnya IHSG ditutup ambles 4,11% ke level 5.941,07, setelah investor asing mencatatkan aksi jual bersih hampir Rp1 triliun dan sekitar 75% saham berakhir di zona merah.

Setelah hancur lebur kemarin, IHSG diperkirakan masih akan menghadapi sejumlah tekanan pada hari ini. Sejumlah sentimen besar baik dari dalam ataupun luar negeri akan menjadi penggerak pasar hari ini.

Ambruknya Wall Street, kenaikan lagi harga minyak, menguatnya dolar AS serta masih tangguhnya ekonomi AS bisa kembali menekan pasar keuangan Indonesia hari ini.

indeks Kospi Korea Selatan koreksi 2% saat perdagangan kembali dibuka setelah libur. Namun, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru menguat lebih dari 2%.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 1,4% setelah mencetak rekor tertinggi pada sesi sebelumnya. Sementara itu, indeks Topix melemah 0,91% seiring aksi ambil untung investor di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Pasar Australia juga bergerak di zona merah dengan indeks S&P/ASX 200 turun 0,84%. Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.312, lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir indeks acuan tersebut yang berada di 25.633,21.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan perwakilan lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) Global di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, S&P diwakili oleh Kim Eng Tan selaku Managing Director Sovereign Ratings S&P Asia Pasifik. Agenda utama diskusi berkaitan dengan prospek dan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah berbagai risiko global yang masih membayangi.

Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menjelaskan kondisi perekonomian nasional yang dinilai tetap solid meski dihadapkan pada tantangan eksternal seperti ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, dan gangguan rantai pasok global.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian,” ujar Airlangga melalui akun Instagram resminya.

Menurut Airlangga, stabilitas ekonomi Indonesia ditopang oleh kombinasi kebijakan fiskal dan moneter yang terukur, kuatnya konsumsi domestik, serta membaiknya kinerja sektor eksternal.

Ia menegaskan bahwa sejumlah indikator utama masih menunjukkan tren positif. “Inflasi tetap terkendali, investasi terus tumbuh positif, dan program hilirisasi mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan nilai tambah industri nasional,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga memaparkan berbagai agenda strategis yang tengah dijalankan untuk menjaga momentum pertumbuhan, mulai dari percepatan hilirisasi industri, penguatan ketahanan energi dan pangan, hingga peningkatan daya saing manufaktur.

“Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi ekonomi Indonesia agar semakin kuat menghadapi tekanan global sekaligus mampu tumbuh lebih kompetitif dalam jangka panjang,” ujar Airlangga.

Ia menambahkan, pemerintah tetap optimistis prospek ekonomi Indonesia akan terjaga seiring berlanjutnya reformasi struktural dan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

October 15, 2026
Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

October 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .